Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pemdes Mejobo Belum Bisa Putuskan Pencopotan Modin yang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual

MuriaNewsCom, Kudus – Puluhan warga melakukan audiensi dengan pemerintah Desa dan Kecamatan Mejobo di Balai Desa Mejobo, Rabu (17/10/2018). Namun usai dilakukan audiensi belum ada putusan terkait pencopotan jabatan Solikan Nur sebagai Staf Kaur Kesra Desa Mejobo.

Camat Mejobo Harso Widodo saat memimpin audiensi mengatakan pihaknya belum bisa melakukan vonis kepada Solikan Nur. Sebab, dari pemerintah Desa masih menunggu hasil petunjuk dari Inspektorat Kabupaten Kudus dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

“Kalau dari mediasi tadi bahwa Solikan masih tetap bertahan menjadi perangkat desa sebagai Staf Kaur Kesra Desa Mejobo. Sedangkan untuk tugas sebagai modin, ini kan tugas tambahan atas keahilannya. Ia melepaskan modin itu semua. Namun yang perangkat desa masih tetap bertahan,” terangnya, Rabu (17/10/2018).

Ia mengatakan nantinya ada dua keputusan dari kasus ini. Yakni adanya pemberhentian sebagai perangkat desa atau tetap menjabat menjadi perangkat desa. Tergantung dari rekomendasi dari Inspektorat dan dinas PMD Kabupaten Kudus.

“Misalnya Inspektorat menyampaikan berhenti. Pemerintah desa langsung rekomendasi melakukan pemberhentian,” jelasnya.

Saat ini, disebutkan dia untuk pembuktian pelaku sudah dilakukan. Kemudian dari pengakuan pelaku juga sudah disampaikan kepada pemerintah desa. Tinggal tindak lanjut pemerintah desa untuk membuat surat teguran.

“Pelaku disangkakan dulu. Kemudian dibuktikan dengan sangkaan yang hukumannya lima tahun penjara. Baru itu nanti ada pergantian sementara,” lanjutnya.

Untuk itu, ia berharap perangkat desa seharusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Sehingga perangkat desa itu harus menjadi panutan kepada masyarakat.

“Pedoman perangkat desa harus bisa memberikan contoh baik bagi kehidupan masyarakat,” tandasnya.

Baca Juga : Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Warga Tuntut Modin Desa Mejobo Dicopot

Sebelumnya, puluhan warga gruduk kantor Balai Desa Mejobo Kecamatan Mejobo, Rabu (17/10/2018). Mereka menuntut modin yang juga staf kaur kesra Desa Mejobo, Solikan Nur (54) untuk dicopot. Sebab diduga telah melakukan tindak asusila kepada warganya berinisial YPS (20).

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...