Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Warga Tuntut Modin Desa Mejobo Dicopot

MuriaNewsCom, Kudus – Puluhan warga menggeruduk Balai Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo, Rabu (17/10/2018). Mereka menuntut modin yang juga staf kaur kesra Desa Mejobo, Solikan Nur (54) untuk dicopot. Permintaan tersebut terolontar lantaran ia diduga melakukan tindak asusila kepada warganya berinisial YPS (20).

Dari pantauan MuriaNewsCom, puluhan warga datang dengan mengendarai sepeda motor. Mereka langsung masuk ke dalam Balai Desa Mejobo. Setelah itu terlihat puluhan warga itu langsung melakukan audiensi kepada pemerintah Desa.

Salah satu warga Jamil mengatakan pihaknya meminta jabatan Solikan Nur sebagai modin Staf Kaur Kesra Desa Mejobo untuk dicopot. Ia menilai modin tersebut telah berbuat asusila kepada warganya.

“Pelaku ini telah berbuat pelecehan seksual kepada remaja yang masih berusia 20 tahun. Untuk itu kami minta dicopot sebagai modin,” terangnya kepada awak media, Rabu (17/10/2018).

Baca Juga: 

Diceritakan dia, modin itu suka dengan YPS (20) yang kebetulan tetangganya sendiri. Modin ini mengancam akan bunuh diri jika  korban tidak mau dengan dia.

“Pelaku ini melalui surat yang dikirim ke korban mengancam akan bunuh diri jika tidak mendapatkan korban. Sehingga korban mau saja ketika diajak ketemu pelaku,” lanjutnya.

Bahkan selama ini sejak bulan Agustus lalu sudah tujuh kali korban diajak ketemu dengan pelaku. Setiap ketemu pelaku melancarkan aksinya yakni meraba-raba korban.

“Sudah sebanyak tujuh kali mereka bertemu pada saat malam hari. Mereka ketemu mulai dari di sekolahan hingga di tambak. Pada saat ketemu pelaku modin ini melancarkan aksinya dengan meraba-raba korban,” katanya.

Akhirnya warga pun geram dan menggrebek mereka pada Kamis (11/10/2018) lalu. ” Ini kami minta agar modin Solikan dicopot dari jabatannya dan diproses ke ranah hukum,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...