Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Menjanjikan, Warga Pati Ini Kembangkan Perkebunan Jambu Madu Deli

MuriaNewsCom, Pati – Prospek ekonomi budidaya jambu madu deli, ternyata mampu menyedot perhatian banyak orang. Apalagi bagi orang yang mempunai lahan luas dan cukup modal untuk membudidayakan jenis jambu air tersebut.

Seperti halnya Zuli Agus bahrudin Warga Desa Bageng, Kecamatan Gembong yang sudah bertahun-tahun membudidayakan jambu madu deli. Dirinya mengaku sudah dua tahun ini membudidayakan jambu tersebut. hasilnya pun melimpah, bahkan banyak warga yang justru memetik buahnya secara langsung dari pohon.

“Untuk buahnya sendiri kan memang tidak musiman. Asalkan perawatannya maksimal, pohon akan terus berbuah. Sifatnya bergantian,” terangnya, Senin (15/10/2018).

Dirinya mengatakan, dari satu pohon dalam sekali panen, menghasilkan 10-20 kilogram buah. Sejauh ini pemasaran jambu air tanpa biji dan berasa manis tersebut dipasarkan secara online maupun ke pengepul. Selain itu juga dijual secara langsung kepada pemesan yang ada di wilayah Pati.

Agus menambahkan, dalam proses  budidaya jambu madu deli ini, dia mengaku benar-menar mengutamakan kualitas rasa. Sehingga, untuk bibitnya sendiri diambil langsung dari Medan. Sementara untuk proses pembesarannya, diakui cukup mudah. Apalagi, jenis jambu tersebut tidak terpatok pada letak geografis.

“Mau ditanam di manapun, jambu madu deli ini akan tetap hidup. Tetapi tergantung perawatan, kalau perawatannya tidak maksimal, ia akan sulit untuk berbuah. Jangan lupa pula untuk dilakukan penyiraman secara rutin,” imbuhnya.

Kedepan, pihaknya juga mempunyai pandangan untuk mengembangkan wisata perkebunan jambu yang dipadukan dengan wisata perkebunan jeruk pamelo. Apalagi, lokaso kedua kebun tersebut berdekatan, sehingga sangat potensial untuk menjadi wisata perkebunan.

“Kami memang mempunyai arahan ke sana. Jadi, nanti bisa satu paket, wisata jambu dan jeruk pamelo. Kebetulan juga, Desa Bageng sudah terkenal dengan sentra jeruk pamelonya. Kami akan terus berusaha untuk menjadikan itu,” tegasnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...