Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Generasi Muda Pati Diajak Meneladani Sejarah Para Ulama

MuriaNewsCom, Pati – Pengetahun gereasi muda terkait denan sejarah para ulama nusantara, harus terus digelorakan. Hal itu untuk mendidik mereka agar mereka bisa meneladani sejarah perjuangan dan dakwah para ulama. Sehingga, perkembangan islam di nusantara kian pesat dan mampu membentuk persatuan islamiyah.

Ketua MWC NU Margoyoso, KH. Muslich Abdurrhman dalam sambutannya Bedah Buku Dakwah Aswaja An Nahdliyyah Syaikh Ahmad Mutamakkin di kantor MWC NU Margoyoso mengatakan, generasi muda harus mengetahui sejarah ulama masa lalu supaya mampu meneladaninya.

“Begitu banyak pelajaran yang bisa diambil dari sejarah perjuangan para ulama ini. Akan tetapi, apabila sejarah itu tidak dipelajari, tidak didalami, maka akan terputus. Sehingga, mengetahui sejarah para lama uti sangat penting untuk mencontoh laku hidupnya,” terang Abdurrahman.

Sementara itu, Jamal Mamur Asmani selaku penulis buku Dakwah Aswaja An Nahdhliyah Syaikh Ahmad Mutamakkin mengatakan, ada banyak pelajaran yang bisa dipetik dari Syaikh Ahmad Mutamakkin.

Salah satunya adalah spirit thalabul Ilmi (mencari ilmu) sepanjang hayat. Syaikh Ahmad Mutamakkin adalah sosok pembelajar sepanjang hayat, baik aqidah, fiqh, tasawuf, dan budaya masyarakat. Jika manusia sudah tidak mau belajar, merasa dirinya pintar dan hebat, maka sejak itulah ia menjadi orang bodoh.

“Mbah Mutamakkin belajar ilmu sejak kecil sampai ke Timur Tengah, khususnya kepada Syaikh Zain Al Yamani yang dikenal sebagai Mursyid Thariqah Naqsyabandiyah, bermadzhab Imam Syafii, dan mengidolakan Imam Ghazali,” terangnya.

Selain itu, laku hidup Syaikh Ahmad Mutamakkin selalu berusaha menyelaraskan dengan ilmu yang dipelajari. Ilmu yang bermanfaat salah satu tandanya adalah diamalkan dan disebarluaskan. Lebih dari itu, beliau juga sosok yang memperhatikan tradisi tulis menulis.

“Karya adalah bentuk warisan paling berharga bagi generasi penerus. Alquran sebagai karya agung adalah karya tertulis yang akan terus dikaji sepanjang masa. Hebatnya karya tertulis ini membuat Syaikh Ahmad Mutamakkin melahirkannya untuk warisan generasi penerus,” tegasnya.

Dirinya berharap, di kabupaten Pati ini lahir kader-kader penerus perjuangan Syaikh Ahmad Mutamakkin yang mendalam ilmunya, agung akhlaknya, tulus dedikasi sosialnya, dan mampu menyebarkan kemanfaatan di bidang ekonomi umat.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...