Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Berkhasiat untuk Kecantikan, Tanaman Bidara di Pati Ini Jadi Buruan Kaum Hawa

MuriaNewsCom, Pati – Tanaman bidara akhir-akhir ini banyak dicari masyarakat lantaran khasiatnya yang melimpah. Selain untuk pengobatan, tanaman ini juga berkhasiat untuk perawatan kulit dan kecantikan. Tak ayal apabila sebagian besar pembeli adalah dari kaum hawa.

Abdul Hamit, warga desa Bageng, Kecamatan Gembong yang juga pembudidaya tanaman bidara arab mengakui hal tersebut. Bahkan, dalam lima minggu, ada sebanyak 5.000 bibit yang ludes diserbu pembeli. Rata-rata mereka adalah wanita.

“Beberapa bulan terakhir ini tanaman bidara memang banyak diburu pembeli. Saya sendiri sudah sat tahun ini membibit tanaman itu dan hasilnya memang sangat melimpah. Dalam sekali pembibitan biasanya mencapai 5.000 bibit. Tak ada satu bulan, semuanya sudah habis,” ungkapnya sembari menunjukan tanaman bidara bibitannya, Jumat (12/10/2018).

Dia membeberkan, untuk khasiat daun bidara sendiri ada berbagai macam, di antaranya adalah untuk mencegah jerawat. Manfaat ini yang paling banyak dirasakan oleh para wanita. Apalagi, jerawat bagi wanita tidak hanya sekedar penyakit fisik, tetapi juga bisa berimbas pada mental.

“Coba bayangkan, kalau wanita itu punya jerawat, kan mereka tidak percaya diri. Kadang ada juga yang sapai tidak keluar rumah. Mereka membeli berbagai macam obat untuk penyembuhan. Tetapi setelah mengetahui manfaat daun bidara, mereka justru memanfatkan daun itu untuk masker,” imbuhnya.

Selain itu, daun bidara juga berkhasiat untuk menghilangkan bau darah haid dan dapat mengatasi keputihan pada wanita. Berbagai khasiat itulah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi seagian besar masyarakat.

Untuk satu bibit tanaman bisara yang berukuran kecil, Abdul biasanya menjual dengan harga terjangkau, yakni Rp 15 Ribu. Sedangkan untuk ukuran besar sebanyak Rp 30 ribu. Menurutnya, harga tidak seberapa apabila dibandingkan dengan manfaatnya.

“Yang mahal dari daun bidara itu kan karena mengandung banyak khasiat. Apalagi produksi tanaan bidara di Pati ini tergolong sedikit. Bahkan untuk bidara jenis Arab, saat ini sulit ditemui. Karena itu, sebisa mungkin saya memproduksi dengan jumlah banyak,” tutupnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...