Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Awal Kampanye, Banyak Pemasangan APK di Pati Langgar Peraturan

MuriaNewsCom, Pati – Memasuki tahapan kampanye dalam pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) pada April 2019, ternyata banyak pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) yang melanggar aturan. Seperti halnya pemasangan APK dengan memaku pohon yang banyak dilakukan oleh para calon.

Dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 23 tahun 2018 tentang Kampanye Pemilihan Umum, tepatnya pada pasal 31 bahwa pemasangan APK tidak diperbolehkan untuk ditempel di pohon. Faktanya, di Jalan Tlogowungu-Gunung Rowo, ada banyak APK yang ditempel dipohon.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pati Ahmadi mengatakan, salah satu larangan dalam PKPU memang memaku maupun menempel APK di pohon. Itu juga melanggar perda yang ada, sehingga pihaknya akan melakukan tindakan tegas.

“Memang sudah banyak pemasangan APK yang melanggar aturan. Cuma, untuk lokasinya masih perlu kami koordinasikan dengan paswascam maupun pengawas desa,” ungkapnya, Sabtu (6/10/2018).

APK calon legislative nampak di paku di pohon. (MuriaNewsCom/Cholis Anwar)

Pihaknya juga akan mengambil tindakan tegas dengan memberikan surat peringatan kepada parpol maupun calon yang diketahui melanggar dalam pemasangan APK. Kemudin, KPU juga akan diberikan surat sepupa oleh Bawaslu Pati.

“Namun, apabila surat peringatan itu tidak diindahkan dan APK yang melanggar tetap dibiarkan, kami akan mengambil tindakan tegas dengan mencopoti APK itu. Kami akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk menertibkan APK yang dipaku maupun ditempel di pohon,” imbuhnya.

Berdasrkan pengamatan MuriaNewsCom, di wilayah pinggiran Pati, ada banyak APK yang ditempel maupun di paku di pohon. Ukurannya pun tergolong besar sehingga bisa menganggu pengguna jalan. Selain itu, banyak warga juag keberatan dengan danya pemasangan APK yang tidak sesuai dengan peraturan.

Jurianto (29) salah seorang aktivis lingkungan mengaku geram dengan pemasangan iklan maupun APK yang ditempel dan di paku di pohon. Sebab, itu sama halnya dengan merusak lingkungan dan merusak keindahan jalan.

“Kami harap pihak-pihak yang terkait segera menertibkan iklan dan APK yang ditempel di pohon. Kampanye boleh saja, tetapi jangan sampai merusak lingkungan, apalagi memaku pohon,” tegasnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...