Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Habib Luthfi Kumpulkan Panglima TNI, Kapolri dan Ganjar Makan Kembulan Bareng Rakyat

MuriaNewsCom, Semarang – Habib Luthfi bin Yahya bersama sejumlah pihak menginisatori berkumpulnya pucuk pimpinan TNI dan Polri serta pemuka agama di peringatan HUT ke-73 TNI di Lanumad Ahmad Yani, Semarang, Jumay (5/10/2018) malam.

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan para tokoh agama berkumpul bersama makan kembulan bersama ribuan rakyat Jawa Tengah. Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo juga hadir.

Dalam kegiatan itu, hadir pula Pangdam IV/Diponegoro, Mayjend TNI Wuryanto dan Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono dan pemuka agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu.

Habib Luthfi bin Yahya menjelaskan alasan kenapa keterlibatan rakyat tidak bisa terpisahkan dari TNI-Polri pada HUT TNI ke-73 ini. Juga hadirnya pemuka seluruh agama yang duduk berjejer dengan Panglima, Kapolri dan Gubernur Jawa Tengah.

Maka acara ini dilabeli Doa Bersama Persembahan Ibu Kandung (Rakyat) kepada Anak Tercinta (TNI-POLRI).

“Sejarah menunjukkan, pendiri bangsa ini tidak terlepas dari tokoh agama dan masyarakat yang melahirkan para patriot, satria, khususnya TNI-Polri yang tidak terlepas dari darah daging rakyat dan bangsa Indonesia,” katanya.

Habib Luthfi bin Yahya berpelukan dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto

Dan regenerasi itu, kata Habib Luthfi, terus berlanjut dan cukup banyak meneteskan darahnya sampai kita meraih kehormatan dengan tegaknya kembali merah putih.

“Walaupun di bendera merah putih kita tidak tertulis satu huruf pun, tapi jika sudah ada tegak, itu menunjukkan harga diri, kehormatan kita,” ujarnya.

Sementara Ganjar Pranowo mengungkapkan, makan kembulannya petinggi TNI-Polri dan pemuka agama dengan masyarakat menjadi simbol eratnya kaitan semua elemen bangsa.

“Makannya bareng dengan rakyat kembulan untuk menunjukkan gotong royong bareng-bareng sepenanggungan dan kerasa betul jarak TNI dengan rakyat pendek, nyaris bersatu,” kata Ganjar.

Dia juga mengungkapkan HUT TNI di Jawa Tengah yang dibarengkan dengan peringatan HUT Kodam IV/Diponegoro memang cukup istimewa. Terlebih dengan doa yang dihaturkan oleh seluruh pemuka agama.

“Hari ini luar biasa karena HUT TNI di Jateng dihadiri Panglima, Kapolri dan datang semuanya tokoh-tokoh agama dan sangat menarik. Karena habib Luthfi ketika memimpin doa pun doanya doa bersama menurut agama keyakinan masing-masing,” terangnya.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...