Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

SDIT Umar Bin Khathab Kudus Gelar Aksi Peduli Gempa Palu dan Donggala

0 619

MuriaNewsCom, Kudus – SDIT Umar Bin Khathab Kudus melakukan aksi peduli gempa Palu dan Donggala Sulawesi Tengah, (5/10/2018). Ratusan siswa menggelar doa bersama dan menggalang dana di halaman SDIT Umar Bin Khathab.

Kegiatan tersebut dimulai dengan dzikir yang dipimpin oleh Ustadz Aziz. Setelah dzikir untuk korban gempa Palu dan Donggala, dilanjut dengan penggalangan dana.

Selain itu, dari perwakilan siswa juga melakukan orasi dan pembacaan puisi. Pembacaan orasi disampaikan oleh Patih Setiyo, Nanda Rainanda, dan Muhammad Afif Zain. Dalam puisinya, mereka mengajak semua siswa untuk membantu korban gempa Palu dan Donggala. Tujuannya supaya para korban gempa Palu dan Donggala Sulteng kembali tersenyum.

Selanjutnya ada, pembacaan puisi yang dilakukan dua siswa SDIT Umar Bin Khathab. Keduanya adalah Niswa kelas 4, Lila kelas 5. Niswa dan Lila membacakan puisi tentang duka bencana alam gempa bumi yang terjadi di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah.

Pembacaan puisi salah satu siswi SDIT Umar Bin Khathab saat melakukan aksi peduli gempa Palu dan Donggala Sulawesi Tengah, Jumat (5/10/2018). (MuriaNewsCom/Dian Utoro Aji)

Agustina Lilik selaku Waka Kurikulum SDIT Umar Bin Khathab mengatakan aksi peduli Palu dan Donggala bertujuan untuk membangun rasa solidaritas siswa-siswi. Terlebih lagi ikut berpartisipasi membantu saudara-saudara yang terkena bencana gempa bumi.

“Kegiatan peduli bencana merupakan kegiatan yang sudah menjadi tradisi kami. Apabila terjadi bencana di Indonesia, kami melalukan doa bersama, dan juga menggalang dana. Seperti bencana di Gatut dan di Lombok,” jelasnya, Jumat (5/10/2018).

Ia mengatakan, ada sebanyak 451 siswa SDIT Umar Bin Khatab yang ikut dalam kegiatan doa dan penggalangan dana tersebut. Mereka terdiri dari kelas satu sampai kelas enam SDIT Umar Bin Khathab.

“Ada penggalangan dana dari para siswa, dan ada juga yang memberikan pakaian, peralatan sekolah, dan lainnya. Untuk penggalangan dana masih kami lakukan hingga Senin mendatang,” jelasnya.

Direncanakan hasil penggalangan bantuan peduli gempa Palu dan Donggala Sulteng akan dikirim melalui ACT (Aksi Cepat Tanggap). “Untuk bantuan berupa barang seperti pakaian masih kami akan pilah-pilah dulu. Seperti pakaian perempuan dijadikan satu. Sehingga nanti tidak tercampur,” lanjutnya.

Dengan adanya aksi peduli tersebut, ia berharap dapat mengkondisikan karakter para siswa-siswi. Seperti munculnya rasa empat dan rasa simpati sesama saudara yang mengalami bencana gempa bumi.

“Kami bangkitkam rasa simpati dan empati para siswa-siswi kami. Bahwa mereka, kami punya kewajiban membantu saudara-saudara kita yang terkena bencana gempa bumi,” pungkasnya.

Editor : Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.