Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bayi Baru Lahir Dibuang dari Lantai 3 Mall, Ajaib! Bayi Masih Hidup

0 2.422

MuriaNewsCom, Magelang – Seorang perempuan berinisial N (24) diduga nekat membuang bayi yang baru dilahirkannya dari sebuah toilet lantai tiga di sebuah mal di Kota Magelang. Beruntung, bayi malang tersebut masih hidup meski kini harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Bayi itu dibuang pada Selasa (2/10/2018) dan ditemukan petugas parkir bernama Romadhon (44) di antara gedung Matahari Dept Store dan Kantor Pos Kota Magelang. Bayi berjenis kelamin perempuan tersebut saat dibuang terjatuh di atap seng tempat parkir, kemudian terjatuh di tanah setinggi 3 meter.

Dilansir Antara, pada saat itu Romadhon sedang berencana membuka pintu gerbang tempat parkir karyawan. Dia kemudian mendengar suara keras di atap seng dan terdengar suara tangisan kecil.

“Semula saya dengar suara keras benda terjatuh. Saya kira itu buah sukun yang jatuh. Saya dengar suara tangisan kecil. Semula, saya kira itu suara anak kucing jatuh. Waktu saya lihat, ternyata ada orok sedang menangis dan ada luka di pipinya,” kata Romadhon.

Mengetahui hal tersebut, Romadhon langsung memanggil temannya dan menceritakan ada orok terjatuh dari ketinggian di bangunan Mal Matahari, kemudian bergegas keluar melaporkan temuan orok bayi tersebut.

“Saat saya keluar ada mobil patwal polisi. Langsung saya ceritakan ada penemuan orok yang masih hidup. Petugas lalu bergegas ke lokasi, kemudian mengambil orok, lalu membawanya ke rumah sakit,” kata Romadhon.

Pada saat kejadian, Koordinator Cleaning Service Matahari Magelang Rifva sempat diminta membantu salah satu karyawati SPG berinisial N untuk membawakan barang berupa tas di gudang. Rifva mengaku tidak begitu curiga dengan kondisi N yang tampak pucat dan lemas.

“Saat itu, N sedang berada di gudang dan meminta saya membawakan sebuah tas. Memang saat itu kondisi N tampak lemas dan pucat. Akan tetapi, saya tidak curiga karena saat itu kondisi toilet yang berada di kantin karyawan cukup sepi. Kebetulan juga saat itu saya tidak ada jadwal mengecek toilet, jadi tidak tahu ada kejadian pembuangan bayi,” kata Rifva.

Store Manager Matahari Magelang M. Sena Supriyadi menuturkan, pihaknya benar-benar tidak mengetahui kejadian tersebut. Bahkan dirinya kaget karena sosok N adalah karyawati yang baru masuk sekitar 5 bulan dan statusnya masih single.

“Kami ada peraturan bahwa jika karyawati yang sudah menikah dan sedang mengandung minimal 2,5 bulan, kami beri alternatif apakah akan terus bekerja atau tidak. Misalnya, bekerja harus ada surat pernyataan seizin suami. Sosok N saya tidak tahu karena memang tidak kelihatan kehamilannya. Setahu saya dia single,” kata Sena Supriyadi.

Kapolsek Magelang Tengah AKP R. Sukendro membenarkan kejadian tersebut. Dugaan sementara N melahirkan di toilet karyawan yang terletak di lantai 3 kantin karyawan sekitar pukul 11.30 WIB.

“Berdasarkan hasil olah TKP diduga setelah melahirkan langsung membuang bayi melalui jendela toilet,” terangnya.

Menurut dia, semula N tidak mau mengakui bahwa pelaku yang membuang bayi adalah dirinya. Bahkan, saat diinterogasi di ruangan kantor, N masih berbelit-belit meskipun saat itu sedang mengalami pendarahan.

Namun, setelah didesak dan diberikan bukti-bukti, N akhirnya mengaku bahwa dirinya yang membuang bayi tersebut. N lantas diamankan dan dibawa ke RS Budi Rahayu karena mengalami pendarahan. Selain itu untuk memastikan bahwa pendarahan tersebut karena melahirkan.

“Kondisi bayi selamat dengan luka di pelipis kiri serta luka beberapa bagian. Sekarang ini dirawat di RS Harapan Kota Magelang,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.