Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kecelakaan Maut Rombongan Wisata SMPN 1 Pulokulon Grobogan Terjadi saat Berangkat ke Jakarta

MuriaNewsCom, Grobogan – Kecelakaan yang menimpa salah satu bus rombongan wisata SMPN 1 Pulokulon, Grobogan, terjadi dalam perjalanan berangkat menuju Jakarta. Rombongan wisata dengan biro Rafa Tour Purwodadi itu berangkat menggunakan 5 unit bus.

Masing-masing, dua bus dari PO Agam Tungga Jaya, dua bus PO Subur Jaya Makmur dan satu bus PO Galatama. Dari pihak biro perjalanan sebelumnya sudah menyampaikan surat keterangan layak jalan bagi lima armada bus yang akan digunakan untuk studi tour tersebut.

“Rombongan wisata berangkat Minggu siang kemarin sekitar pukul 14.30 WIB. Pemberangkatan rombongan wisata dari depan sekolahan. Totalnya ada lima bus,” kata Wakasek SMPN 1 Pulokulon Sodikin, saat ditemui wartawan di sekolahannya, Senin (1/10/2018).

Menurutnya, jumlah rombongan wisata totalnya ada 230 orang. Terdiri 210 siswa kelas VIII dan 20 guru pendamping. Sesuai rencana, rombongan wisata ini akan mengunjungi beberapa lokasi di Jakarta dan Bandung. Antara lain, lubang buaya, monas, GSA, Dufan, Pantai Ria Ancol, museum geologi Bandung dan Cibaduyut.

 

Baca Juga:

Musibah kecelakaan menimpa rombongan wisata SMPN 1 Pulokulon, Grobogan, Senin (1/10/2018) dinihari. Salah satu bus yang mengangkut peserta wisata mengalami kecelakaan tunggal saat melintas di tol Kanci-Pejagan KM 236 yang masuk wilayah Kabupaten Brebes.

“Kendaraan yang mengalami kecelakaan adalah bus nomor 2,” kata Sodikin.

Dalam kecelakaan ini ada empat korban tewas yang semuanya dari kalangan siswa. Yakni, Akhiyat Mufti Syahbana dan Fidya Kastarena, keduanya warga Desa Tuko dan sama-sama duduk di kelas VIIIB.

Kemudian, Desi Rukma Sitasari, warga Dusun Semutan, Desa Jetaksari dan Moh Mafthut Ahnan, warga Dusun Ngampel, Desa Panunggalan. Kedua siswa ini duduk di kelas VIIIH.

Selain korban tewas, ada tiga siswa yang menderita luka berat dan dirawat di RS Plumbon, Cirebon. Kemudian, ada 17 siswa, dua karyawan biro perjalanan dan tiga guru yang dilaporkan mengalami luka ringan akibat kena serpihan kaca atau tertindih barang saat bus terguling.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...