Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pemkab Canangkan Branding Kudus Taste of Java dan Iket Kudusan

0 208

MuriaNewsCom, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mencanangkan branding wisata dan iket kudusan. Pencanangan dilakukan oleh Bupati Kudus, HM Tamzil dan Wakil Bupati Kudus, HM Hartopo pada Pesta Rakyat Wayang Kulit Spektakuler, Sabtu (29/9/2018) malam.

Dalam gelaran pesta rakyat itu juga dihadiri sejumlah mantan bupati Kudus H Soedarsono dan unsure Forkompinda. Ribuan masyarakat menyesaki acara yang digelar di Lapangan Simpang Tujuh Kudus, tersebut.

Pencananganan ini ditandai dengan pemakaian iket kudusan oleh Tamzil-Hartopo dan unsure forkompinda. Sementara brang wisata yang dilaunching yakni Kudus “Taste of Java”. Menurut Tamzil ada hal yang mendasari pencanganan ini.

“Kami mencanangkan branding wisata Kudus, Kudus Taste of Java, dan mencanangkan iket kudusan sebagai simbol-simbol budaya  masyarakat Kudus yang religius, iket juga memiliki makna yang erat dengan unsur tauhid,” kata Tamzil.

Dengan dicanangkannya iket kudusan ini nantinya, menurut Tamzil juga akan menjadi identitas masyarakat Kudus. Salah satunya iket kudusan sebagai seragam kerja.

“Dengan pencanangan malam ini, saya harapkan iketkudusan ini dapat menjadi identitas masyarakat Kudus. Bahkan untuk seragam kerja yang menggunakan pakaian kudusan, khususnya setiap tanggal 23 setiap bulannya, di mana kita memperingati hari ulang tahun Kabupaten Kudus,” ujarnya.

Sementara melalui branding Kudus “Tasteof Java”, Tamzil ingin memberi kesempatan bagi masyarakat untuk berkreasi.

“Branding Kudus Taste of Java merupakan promosi pengembangan pariwisata. Saya ingin memberikan kesempatan luas bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas dan inovasi dalam seni budaya,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Tamzil menyatakan ucapan terimakasihnya karena telah dipilih rakyat untuk kembali memimpin Kudus.

“Terima kasih kepada masyarakat Kudus yang telah memberi kami amanat untuk memimpin Kudus lima tahun kedepan,” katanya.

Tamzil juga terselenggaranya pentas wayang kulit. Terlebih dalam pementasan itu dihadirkan dalang kodang Ki Manteb Soedarsono dan Ki Tantut Sutanto yang didamping 75 pesinden.

Penyerahan wayang oleh Bupati dan wakilnya kepada kedua dalang menandakan dimulainya wayang semalam suntuk dengan cerita Amartha Binangun. (nap)

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.