Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Anggota DPRD Pati Tolak Impor Beras

0 350

MuriaNewsCom, Pati– Mencuatnya isu terkait impor beras yang dilakukan oleh pemerintah, banyak mendapatkan penolakan dari berbagai kalangan, terutama para petani. Pasalnya, kebijakan tersebut tidak sesuai dengan fakta lapangan, lantaran stok beras nasional masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.

Penolakan juga dilakukan oleh anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Noto Subiyanto. Ia mengaku saat ini sudah banyak petani yang memanen padinya meskipun tidak secara menyeluruh. Tetapi, apabila pemerintah tetap melakukan kebijakan impor beras, tentunya para petani tersebut akan terkena dampaknya.

“Stok beras nasional kan masih mencukupi. Ditambah lagi dengan panen padi para petani. Kalau impor beras tetap dilakukan, ini kan kasihan para petani, tentunya harga jual beras mereka akan menurun,” tegas Noto.

Dia menambahkan, musim kemarau panjang ini, biaya produksi untuk menanam padi ini sangat mahal. Sebab, mereka harus memompa air untuk mengaliri sawahnya agar tidak kekeringan dan tanamannya bisa subur. Tetapi dengan adanya kebijakan impor beras itu, petani jadi sangat kasihan.

“Bagaimana tidak, mereka sudah mengeluarkan banyak uang untuk biaya produksi mulai dari pembelian bibit, penanaman, irigasi, perawatan hingga panen. Kalau pemerintah impor beras, harga dari petani murah, tentunya petani lagi yang rugi,” tegasnya.

Dirinya juga berharap agar pemerintah berpihak kepada para petani. Sebab, apabila petani tidak dilindungi, maka yang terjadi adalah gagalnya ketahanan pangan di Indonesia. Palagi, ujung tombak dari pangan nasional adalah petani.

“Jadi, petani ini memang harus benar-benar diperhatikan. Jangan sampai petani merugi lantaran adanya impor beras,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Ucapan Idul Fitri 1441 H Banner Bawah PC

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.