Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ultah, Pegawai Daop IV Napak Tilas Jalur Rel Stasiun Brumbung – Stasiun Tanggung

MuriaNewsCom, Grobogan Pegawai PT KAI Daop IV Semarang membuat acara unik dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kereta Api ke- 73 yang jatuh pada tanggal 28 September 2018 nanti. Yakni, melangsungkan kegiatan seremonial berupa kegiatan “Napak Tilas” jalur rel sepanjang 11,6 km dari Stasiun Brumbung di Mranggen, Demak sampai dengan Stasiun Tanggung di Kecamatan Tanggungharjo, Grobogan.

Kepala Daop 4 Semarang Yosita memimpin langsung acara napak tilas ini. Selain itu, napak tilas juga diikuti jajaran manajemen dan 70 pegawai Daop IV.

Menurut Yosita, Stasiun Brumbung dan Stasiun Tanggung merupakan bagian dari empat stasiun tertua di Indonesia, setelah Stasiun Semarang dan Stasiun Alas Tua. Jalur ini pertama kali dibuka pada tanggal 10 Agustus 1867 oleh Gubenur Jenderal Ludolph Anne Jan Wilt Sloet Van De Beele. Jalur kereta api ini merupakan yang pertama beroperasi di Indonesia, pada lintas jalur rel dari Semarang – Tanggung yang berjarak 25 kilometer.

Saat ini, tercatat ada 16 perjalanan kereta api yang melintas di wilayah antara Stasiun Brumbung – Stasiun Tanggung setiap harinya. Perjalanan kereta api tersebut terdiri dari 10 perjalanan KA penumpang dan 6 perjalanan KA barang.

“Kita sebagai generasi penerus harus banyak bersyukur karena transportasi kereta api di Indonesia hingga saat ini terus mengalami kemajuan yang sangat signifikan. Diharapkan transportasi kereta api baik di sektor angkutan penumpang maupun angkutan barang, dapat terus meningkat dari tahun ke tahun. Sehingga nantinya, transportasi kereta api bisa menjadi tulang punggung bagi transportasi nasional,” ungkap Yosita, disela-sela kegiatan napas tilas.

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang Suprapto menambahkan, melalui momen ulang tahun ke -73 ini, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada para pengguna jasa kereta api di wilayahnya. Diharapkan dengan langkah tersebut, pengguna jasa layanan kereta api di wilayah Pantura tengah ini dapat terus meningkat dari tahun ke tahun.

Menurutnya, tercatat trend peningkatan jumlah penumpang di wilayah Daop 4 Semarang yang tumbuh secara positif. Hal ini bisa dilihat dari statistik jumlah penumpang pada tahun 2016 yang mencapai 5.064.000 penumpang. Lalu di tahun 2017 yang lalu, jumlahnya meningkat 15 persen menjadi 5.808.033 penumpang. Dan di tahun 2018 ini, ditargetkan jumlah penumpangnya bisa mencapai 6.031.457 penumpang.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...