Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Lantik 4 Kepala Daerah, Ganjar Bicara Soal Jateng Idola Investasi dan Masalah Lingkungan

MuriaNewsCom, Semarang – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Senin (24/9/2018) pagi melantik empat kepala daerah hasil Pilkada serentak 2018. Dalam pelantikan yang dilakukan di kompleks kantor Gubernuran di Jalan Pahlawan, Semarang itu, Ganjar menyebut saat ini Jateng menjadi daerah idolanya investasi.

Dengan kondisi ini menurut dia, seluruh kepala daerah di Jateng harus bersiap. Meski demikian, gencar masuknya investasi ke provinsi ini tak boleh mengabaikan masalah lingkungan.

“Jateng diidolakan untuk investasi, saya minta itu tolong siapkan. Tapi tolong aspek lingkungan diperhatikan. Karena aspek ligkungan jadi nomor satu,” katanya.

Ia menyebut, isu lingkungan saat ini tengah mencuat. Dicontohkannya, terjadi gradasi lingkungan, Gunung Sindoro dan Sumbing terbakar, sehingga butuh waktu lama untuk proses rehabilitasi, serta air menjadi persoalan.

Menurut dia, politik air pun perlu dinaikkan. Setelah melalui pehitungan, menurut dia, ternyata sumber air baku kurang. Solusinya adalah air tanah yang tidak boleh rusak. Masalah sampah juga menjadi hal yang dititipkan untuk penanganannya ke bupati yang dilantik.

Ganjar dalam kesempatan itu juga menitipkan gerakan masyarakat sehat atau Germas sebagai upaya politik kesehatan.

Dalam pelantikan ini, ada empat kepala daerah yang dilantik. Yakni Bupati Kudus M Tamzil dan Wakil Bupati Kudus Hartopo. Lalu, Bupati Temanggung M Al Khadziq dan Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo.

Kemudian, Bupati Banyumas Achmad Husein dan Wabup Banyumas Sadewo Tri Lastiono. Terakhir Nursholeh yang sebelumnya jadi Wakil Wali Kota Tegal, dilantik jadi Wali Kota Tegal.

Secara khusus, Ganjar menitipkan pesan kepada masing-masing kepala daerah yang dilantik. Kepada pasangan Tamzil-Hartopo, Ganjar berpesan untuk pengembangan mengembangkan industri yang ada di Kudus.

“Kudus ini merupakan kabupaten di atas rata-rata. Di sana banyak industri yang berkembang. Bahkan ada nama-nama orang kaya berasal dari Kudus. Maka dari itu, industri di Kudus harus lebih dikembangkan lagi,” pintanya.

Ganjar juga mengingatkan untuk tidak lupa menata Kudus. Sebab masih banyak lahan subur di Kudus. “Tentunya juga lahan yang subur ini harus juga diperhatikan. Kemudian penataan perumahan harus lebih ditata dan dikontrol,” jelasnya.

Sementara untuk kepala daerah Temanggung, ia meminta untuk lebih melakukan sentuhan kepada petani tembakau.

“Ini perlu sentuhan lebih, petani tembakau ini perlu ditingkatkan lagi. Sebab memang lahan tembakau dan pabrikan pasti ada masalah. Mudah mudahan Temanggangu bisa dimediasi supaya lebih meningkat,” ujarnya.

Kemudian Kabupaten Banyumas yang dimpin oleh Ahmad Husein dan Sadewo Tri Lasmono. Ia meminta untuk lebih memperhatikan di bidang infrastruktur, yang masih kurang.

Ganjar juga meminta kepada Nursholeh yang sebelumnya menjabat Wakil Wali Kota Tegal dan dilantik menjadi Wali Kota di sisa jabatannya (2014-2019) yang tinggal setahun memimpin Kota Tegal, demokrasi di daerah itu harus berjalan dengan baik.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...