Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kudus

Tamzil-Hartopo Dapat Pesan Khusus dari Ganjar, Ini Isinya

0 916

MuriaNewsCom, Semarang – Bupati dan Wakil Bupati Kudus H. M Tamzil dan H. M Hartopo mendapat pesan khusus dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Pesan khusus orang nomor satu di Jawa Tengah itu disampaikan langsung saat prosesi pengambilan sumpah jabatan di Gradhika Bhakti Praja Semarang, Senin (24/8/2018).

“Kudus ini merupakan Kabupaten yang berada di atas rata-rata. Di sana banyak industri yang berkembang. Bahkan ada nama-nama orang kaya berasal dari Kudus. Maka dari itu, industri di Kudus untuk lebih dikembangkan lagi,” pintanya.

Hanya saja, selain memperhatikan industri, Ganjar mengingatkan Bupati dan Wakil Bupati Kudus untuk tidak lupa menata kota di Kabupaten Kudus. Apalagi dari pengamatannya masih banyak lahan subur di Kudus yang belum bisa dimaksimalkan.

“Tentunya juga lahan yang subur ini harus juga diperhatikan. Kemudian penataan perumahan harus lebih ditata dan dikontrol,” jelasnya.

Baca Juga: 

Sementara itu, Ganjar juga menitipkan pesan kepada tiga daerah lainnya yang juga dilantik hari ini. Seperti di Kabupaten Temangggung yang dipimpin oleh Al- Khadziq dan Heri Ibnu Wibowo. Ia meminta untuk lebih melakukan sentuhan kepada petani tembakau.

“Ini perlu sentuhan lebih, petani tembakau ini perlu ditingkatkan lagi. Sebab memang lahan tembakau dan pabrikan pasti ada masalah. mudah mudahan Temanggangu untuk dimediasi supaya Temanggung lebih meningkat,” katanya.

Kemudian Kabupaten Banyumas yang dimpin oleh Ahmad Husein dan Sadewo Tri Lasmono. Ia meminta untuk lebih memperhatikan dibidang infratruktur.  Di Kabupaten Banyumas masih banyak infratruktur yang masih kurang.

“Mudah-mudahan anggaran mohon dukungan Banyumas pada sisi itu sehingga fokus, insya Allah bisa beres,” jelasnya.

Serta terakhir kepada Kota Tegal yang dipimpin Nursholeh. Di sisa masa jabatan 2014-2019, menurutnya demokrasi di Tegal berjalan dengan baik.

“Harapan kami agar kepala daerah di Kota Tegal untuk lebih komunikasinya,” tutupnya.

Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.