Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Takut Tak Kebagian, Warga Pun Bawa Teko dan Panci untuk Antre Air Gratis

MuriaNewsCom, Kudus – Sejumlah desa di Kabupaten Kudus mengalami krisis air. Ini terjadi lantaran sejak beberapa bulan terakhir daerah ini dilanda kekeringan dan hingga pertengahan September 2018 belum turun hujan.

Sejumlah desa yang mengalami kekeringan di antaranya Desa Lambangan dan Kalirejo di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Untuk meringankan beban warga, Komunitas Sahabat Lestari mengirimkan bantuan air bersih ke desa-desa ini, Jumat (21/9/2018).

Ratusan warga di dua desa terlihat antre untuk mendapatkan air bersih. Mereka membawa berbagai peralatan untuk menampung air bantuan dari Lestari Moerdijat sebagai Dewan Pembina Sahabat Lestari tersebut.

Segala peralatan pun dibawa oleh warga untuk menampung air. Seperti ember,tong, jeriken, gallon air, bahkan peralatan dapur seperti teko, dan panci baik yang ukuran besar maupun kecil juga dibawa.

“Warga tak mau kehilangan momen ini. Karena pemda maupun pihak lain sangat jarang mengirim bantuan air. Jadi ketika bantuan datang, warga langsung segera berkerumun karena takut tak kebagian,” kata Nurul Fauzi, Koordinator Sahabat Lestari.

Menurut dia, kondisi seperti ini hampir sama seperti pembagian air gratis di Demak maupun Jepara. Di tiga kabupaten ini, kondisi kekeringan menyebabkan warga kesulitan mendapat air bersih.

Sehingga warga tiap hari harus membeli air bersih dari depo pengisian air. Rata-rata tiap keluarga harus merogoh kocek antara Rp 15 hingga Rp 20 ribu tper hari untuk membeli air bersih. “Harapan kami ini bisa membantu meringankan beban warga,” ujarnya.

Ngatirah, warga Desa Lambangan mengaku sangat bersyukur mendapat kiriman air bersih. Ia juga berharap bantuan seperti ini tak hanya sekali saja, namun juga berlanjut.

”Masyarakat sangat membutuhkan air bersih. Sekarang sulit untuk cari air, semoga saja bantuan seperti ini akan terus berlanjut,” harapnya.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.