Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Akui Lahan Ketela Orang Lain, 2 Pria di Kudus Ini Tipu Korbannya Puluhan Juta Rupiah

MuriaNewsCom, Kudus – Sat Reskrim Polres Kudus berhasil menangkap dua pelaku kasus penipuan Senin (10/9/2018) lalu. Mereka adalah Subkhan (35) dan Arif Supriyanto (27). Keduanya merupakan pelaku penipuan berkedok jual beli lahan ketela milik orang lain.

Wakapolres Kompol M. Ridhwan mengatakan Subkhan warga Desa Kandangmas dan Arif Supriyanto warga Desa Karipan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan melakukan penipuan terhadap korban Agus Maryono. Modus yang dilakukan pelaku yakni menipu korban dengan mengakui lahan ketela milik orang lain sebagai miliknya sendiri.

“Kejadian kasus ini terjadi pada Kamis (12/4/2018) lalu. Pada saat korban Agus Maryono sedang memanen ketela pohon yang dibeli dari warga Desa Gondangmanis ia didatangi dua pelaku. Keduanya mengaku bernama Yoyok nama aslinya Arif, yang satu mengaku bernama Agustino yang nama sebenarnya Subkhan,” katanya saat konfrensi pers di Mapolres Kudus, Jumat (21/9/2018).

Selanjutnya, kedua pelaku menawarkan lahan ketela yang berada di dua lokasi kepada korban. Kedua lahan ketela tersebut berada di pinggir jalan Kudus-Muria turut Desa Cendono, Kecamatan Dawe dan Desa Karangmalang, Kecamatan Gebog.

”Setelah dilihat disepakati harga jualnya mencapai Rp 63 juta. Tanggal 13 April 2018 lalu kurang lebih pukul 10.00 WIB, korban kemudian membayar pembelian ketela dengan uang tunai Rp 40 juta. Sisanya Rp 23 juta akan dibayar setelah ketela di panen,”lanjutnya.

Namun, Minggu (24/4/2018) pada saat korban ingin mengecek lahan ketela di dua lokasi tersebut, ternyata pemiliknya bukan atas nama Yoyok dan Agustino.

”Untuk lahan ketela yang berlokasi di jalan Kudus-Muria Desa Cendono, Kecamatan Dawe ternyata dimiliki atas nama Kurnia Tri Indarto dan Sukaryo. Kemudian lahan yang kedua yang berada di Desa Karangmalang milik Jamian,” jelasnya.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp 63 juta. Kedua pelaku diancam hukuman kurungan selama empat tahun penjara. ”Keduanya melakukan tindak pidana melanggara pasal 378 KHUPidana Kasus penipuan,” tutupnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...