MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Saat Pimpin Upacara Hari Pramuka, Ganjar Tiba-tiba Teriak Perintahkan Peserta Lari

0 9.037

MuriaNewsCom, Tegal – Upacara Peringatan ke-57 Hari Pramuka tingkat Provinsi Jawa Tengah dipusatkan di Kabupaten Tegal, Jumat (21/9/2018). Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo hadir memimpin upacara yang digelar di Bumi Perkemahan Martoloyo, Desa Sumarsihl Kecamatan Bojong, Tegal.

Di tengah-tengah membacakan amanat, ada peristiwa tak terduga. Ganjar tiba-tiba meminta puluhan anggota Pramuka maju ke depan mimbar. “Saya minta masing-masing satu perwakilan dari tiap kabupaten maju. Ayo, lari maju ke depan, cepet!,” kata Ganjar.

Situasi yang semula khidmat mendadak ramai. Maklum skenario itu tidak ada dalam susunan upacara. Masing-masing kwarcab juga belum menyiapkan perwakilan. Tamu undangan di tribun kehormatan pun bertanya-tanya.

Setelah sempat kebingungan, akhirnya terkumpullah 35 perwakilan, mereka dibariskan di depan mimbar inspektur upacara. Dua di antara mereka diminta melantangkan poin 9 dan 10 Dasa Dharma Pramuka.

“Bertanggung jawab dan dapat dipercaya, suci dalam pikiran perkataan dan perbuatan” teriak dua Pramuka itu serempak.

Ganjar pun menyampaikan dan meminta anggota Pramuka bisa mengamalkan 2 poin terakhir pada Dasa Dharma Pramuka itu.

“Saya menekankan 2 poin itu, karena jika mengamalkannya Insya Allah kita tidak akan saling menyakiti, tidak akan membenci dan tidak membuat fitnah-fitnah. Maka kalau pikiran perkataan dan perbuatan jadi satu sikap maka tidak akan ada hoax, tidak ada saling membenci. Rukun semua dan damai,” tandasnya.

Ganjar Pranowo menerima lukisan dari Ketua Hipprada Tegal, di sela-sela upacara peringatan Hari Pramuka. (MuriaNewsCom)

Menjelang tahun pemilu pada 2019, Ganjar meminta Pramuka menjadi garda terdepan dalam mewujudkan pemilu damai. Pramuka diminta untuk jadi pengawal, pengawas, contoh serta mengingatkan siapapun agar mengedepankan kerukunan dalam perbuatan baik di dunia nyata ataupun dunia maya.

“Sebentar lagi ada Pilkades di Tegal, ada pilpres. Pramuka akan jadi pioner yang membuat bangsa ini adem. Kalian saya tugasi di daerah masing-masing jadi agen perdamaian,” ujarnya.

Untuk memastikan tugas itu, Ganjar meminta nomor handphone masing-masing siswa untuk berkomunikasi tentang tugas-tugas selanjutnya.

Dwi Septi Lutviana (16) salah satu anggota Pramuka yang diminta maju mengaku hal ini merupakan kesempatan luar biasa karena mendapat tugas langsung dari gubernur.

“Meski saya tahu tugas ini tidak mudah, berat sekali tapi sebagai Pramuka saya harus siap,” ungkap siswi SMA Negeri 1 Ajibarang ini.

Ia pun mengaku akan terus menyampaikan pesan perdamaian baik langsung atau lewat dunia maya seperti yang ditugaskan gubernur.

Usai upacara, Ganjar mendapat kenang-kenangan berupa lukisan bergambar banteng menerjang harimau dari Ketua Hipprada (Himpunan Pandu dan Pramuka Wreda) Tegal, Syamsuri.

“Ini judulnya rawe-rawe rantas malang-malang putung. Semoga Jateng dan Indonesia terhindar dari anasir jahat yang merongrong pancasila,” kata kakek yang sudah sepuh itu.

Pada kesempatan itu Gubernur Ganjar Pranowo juga memperoleh Tanda Penghargaan Dharma Bhakti atas pengabdian dan jasa memajukan Pramuka di Jawa Tengah.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.