Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sehari Semalam Terseret Arus Sungai Perbatasan Jateng-Jabar, Bocah di Cilacap Tewas

MuriaNewsCom, Cilacap – Seorang bocah berusia 12 tahun, Aditya Firmansyah warga Desa Madura, Kecamatan Wanareja, Cilacap, terseret arus Sungai Cintanduy, di desa setempat Rabu (19/9/2018) siang kemarin. Kamis (20/9/2018) pagi tadi tubuh bocah itu berhasil ditemukan, namun sudah tidak bernyawa.

Dilansir AntaraJateng, peristiwa nahas ini terjadi Rabu kemarin sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, korban bersama teman-temannya menyeberangi Sungai Citanduy yang merupakan batas wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat itu.

Mereka menyeberangi sungai tanpa menggunakan pelampung atau alat bantu apapun. Padahal saat itu arus sungai tengah beras, akibatnya korban terseret arus dan hanyut hingga akhirnya tenggelam.

Basarnas Pos SAR Cilacap yang menerima informasi kejadian tersebut segera menerjunkan satu regu Basarnas dan relawan untuk melakukan pencarian. Hingga semalam, upaya pencarian korban belum membuahkan hasil sehingga operasi SAR dilanjutkan pada Kamis pagi tadi.

Hasilnya, tim SAR berhasil menemukan tubuh korban sekitar pukul 07.45 WIB. “Jenazah Aditya Firmansyah berhasil ditemukan pada pukul 07.45 WIB dengan cara penyelaman lebih kurang selama lima menit di sekitar lokasi kejadian,” kata Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap Mulwahyono.

Setelah dievakuasi dari lokasi penemuan, kata dia, jenazah Aditya Firmansyah segera dibawa ke rumah duka guna menjalani proses pemakaman.

Dengan ditemukannya jenazah Aditya, lanjut dia, operasi SAR dalam rangka pencarian korban tenggelam di Sungai Citanduy secara resmi ditutup dan seluruh personel yang terlibat telah kembali ke pangkalan masing-masing.

“Selain Basarnas Pos SAR Cilacap, operasi ini juga melibatkan personel Polsek Wanareja, Koramil Wanareja, Satpol PP Wanareja, SAR MTA, Cilacap Rescue, RAPI Cilacap, dan BPBD Kota Banjar, Jawa Barat, serta dibantu warga sekitar,” ujarnya.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...