Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Penindakan Jam Operasional Minimarket di Kudus Belum Maksimal

0 721

MuriaNewsCom, Kudus – Penindakan pelanggaran ketentuan pembatasan jam operasional mini market di Kabupaten Kudus masih belum maksimal. Hal itu disebabkan karena Perda 12 tahun  2017 tentang penataan toko swalayan belum dilengkapi peraturan bupati (Perbup).

Kepala Satpol PP Djati Solechah mengatakan meskipun sudah ada perda tentang toko swalayan namun tidak adanya petunjuk pelaksanaan yang diatur  di perbup. Sehingga penindaakan operasional jam minimarket tidak maksimal.

“Misalnya di perbup ada ketentuan mengenai sanksinya. Selama ini kami hanya bisa mengimbau dan berkoordinasi agar pemilik mini market mematuhi aturan tersebut,” jelasnya.

Ia mengatakan sesuai perda jam operasional telah diatur. Seperti jam operasional pada hari Senin hingga Jumat buka mulai pukul 10.00 WIB sampai 22.00 WIB. Untuk hari Sabtu dan Minggu mulai buka 10.00 WIB sampai 23.00 WIB.

“Sedangkan saat hari besar keagamaan dapat buka hingga 24.00 WIB. Mini market yang berada di fasilitas umum seperti pom bensin, terminal dan rumah sakit buka 24 jam,” lanjutnya.

Hingga saat ini, pihaknya mengaku sudah mengeluarkan surat peringatan sebanyak tiga kali kepada koordinator mini market. Surat pertama dilayangkan tanggal 20 November 2017.

Kemudian peringatan kedua kami layangkan pada tanggal 21 Agustus 2018 lalu. Serta peringatan ketiga dilayangkan Satpol PP pada tanggal 12 September 2018 kemarin.

“Tidak adanya petunjuk pelaksanaan berupa peraturan bupati mengakibatkan sanksi tidak jelas,” tutupnya.

Diketahui di Kabupaten Kudus ada sebanyak 80 minimarket di Kudus. Jumlah tersebut, dimungkinkan tidak akan bertambah lagi.

Editor : Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.