Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pemkab Kudus Sepakat Layangkan Surat Penambahan Formasi K2 ke Pemerintah Pusat

0 517

MuriaNewsCom, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus sepakat untuk memperjuangkan nasib para tenaga honorer K2 yang ada di Kudus. Bahkan mereka berencana  mengirimkan surat penambahan formasi untuk K2.

Sebelumnya diketahui, saat ini ada sebanyak 438 formasi CPNS di Kudus mayoritas terdiri dari formasi umum guru sebanyak 362 kuota. Formasi kesehatan ada sebanyak 45 kuota, formasi teknis 12 kuota. Sedangkan untuk formasi tenaga honorer kategori dua hanya sebanyak 29 kuota.

Pj Bupati Kudus Riena Retnaningrum mengaku mengerti apa yang dirasakan honorer K2 di Kudus yang telah berjuang bertahun-tahun. Namun saja, pada prinsipnya pemerintah daerah taat akan regulasi yang ada.

“Kami akan mengakomodir tuntutan Bapak/Ibu semuanya. Hanya saja ini merupakan kewenangan pemerintah pusat. Kami hanya bisa melayangkan surat kepada MenPAN-RB untuk penambahan formasi,” kata saat menemui para honorer K2 yang menggelar aksi di depan kantor Bupati Kudus, Selasa (18/9/2018).

Rencananya, dalam waktu satu-dua hari Pemkab Kudus akan melayangkan surat penambahan formasi K2 di Kudus. Sebab kewenangan seleksi CPNS adalah pemerintah pusat.

“Kami akan kirim ke MenPAN-RB, mudah mudahan dapat mengakomodir rekan rekan K2 yang ada di Kudus. Karena ini merupakan kewenangan pemerintah pusat,” jelasya sekali lagi.

Sebelumnya ratusan tenaga honorer kategori dua menggelar aksi demi di depan air mancur Kantor Bupati Kudus, Selasa (18/9/2018). Mereka menuntut agar tenaga honor k2 di Kudus menjadi PNS tanpa syarat.

Dari pantauan MuriaNewsCom, terlihat ratusan honorer k2 berkumpul didepan air mancur Kantor Bupati Kudus. Mereka membawa bermacam-macam atribut. Atribut mereka bertuliskan kegelisahan para honorer di Kudus. Diantaranya K2 Kudus angkat PNS tanpa tes, hentikan perekrutan CPNS 2018.

Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.