Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kenalkan Demokrasi, MTs NU TBS Kudus Gelar Pemilu Ketua IPNU

MuriaNewsCom, Kudus – MTs NU TBS Kudus mulai menanamkan pendidikan politik sedini mungkin. Hal itu terbukti dengan adanya kegiatan pemilu raya (pemira) Ketua Komisariat IPNU MTs NU TBS Kudus, Selasa (18/9/2018).

Ada sebanyak tiga TPS berada di ruang laboratorium MTs NU TBS Kudus. Para siswa-siswi mengantre untuk melakukan pemilihan. Hanya saja, bukan pemilihan gubernur ataupun bupati. Melainkan pemilihan Ketua PK IPNU MTs NU TBS yang dibuat semirip mungkin dengan pemilihan umumnya biasanya.

Arif Mustain Waka Kurikulum MTs NU TBS Kudus mengatakan pihaknya menanamkan pendidikan politik sejak sedini mungkin. Hal itu supaya para siswa mengetahui proses demokrasi.

“Alasanya agar siswa tau proses demokrasi sedini mungkin,” ungkap Mustain, Selasa (18/9/3018).

Ia mengatakan, pemilihan yang diselenggarakan dengan cara pemilihan umum ini juga melalui beberapa tahapan. Mulai dari pendaftaran calon, penyampaian visi misi, hingga tahapan kampanye.

“Semula ada delapan siswa, kemudian diseleksi tes wawancara dan tertulis, melibatkan data dari piket, ada data dari BK. Setelah itu yang lolos hanya empat orang. Setelah itu mereka kembali di seleksi dan tersisa tiga calon Ketua PK IPNU MTs NU TBS Kudus,” katanya.

Sejumlah siswa MTs NU TBS Kudus menunjukkan jarinya usai menggunakan hak pilih saat memilik ketua PK IPNU. (MuriaNewsCom/Dian Utoro Aji)

Selain itu, ada juga beberapa tahapan yang harus diikuti para calon ketua PK IPNU. Di antaranya tahapan penyampaian visi misi pada tanggal 15 September 2018.

“Setelah itu, masa kampanye pada hari Ahad dan Senin kemarin. Baru kemudian pemilihan raya  pagi ini, Selasa (18/9/2018)  mulai pukul 07.00-09.00 dan perhitungan suara pada pukul 11.00 WIB,” paparnya.

Dalam kegiatan tersebut, ada sebanyak 1602 siswa yang ikut berpartisipasi dalam pemira tersebut. Terlihat sangat antusias para pemilih mengikuti pewira tersebut.

“Mereka melakukan pendidikan politik sebagai pemilih, mereka belajar untuk demokrasi sejak dini,”lanjutnya.

Dengan demikian, ia berharap adanya pemira tersebut siswa-siswi MTs NU TBS Kudus mampu memgimplememtasi proses pemilu. Sehingga kedepannya dapay tercipta pemilihan yang demokratis.

“Kedepan lebih ditingkatkan lagi. Mungkin bisa ditambahi debat visi misi, paslon ketua dan wakil jadi satu dan lain-lain,” tutupnya.

Sementara itu, M. Danial Firdaus M siswa  Kelas 9 J MTs NU TBS Kudus mengaku mendapat pengalaman baru. Yakni mengetahui cara pemilihan umum seperti biasanya.

“Ya tadi dapat mengetahui tata cara pemilihan umum, seperti antri daftar pemilih, kemudian mendapatkan lembar suara, hingga mendapatkan tinta sebagai bukti telah menggunakan hak pilih,” ungkapnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...