Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bahas RAPBD 2019, Anggota DPRD Grobogan Soroti Penurunan Pendapatan

MuriaNewsCom, GroboganSejumlah anggota DPRD Grobogan meminta penjelasan dari pihak eksekutif saat berlangsungnya rapat paripurna ke-26, Rabu (12/9/2018). Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Agus Siswanto ini agendanya adalah  pembacaan pemandangan umum atas Raperda tentang APBD 2019.

Dalam RAPBD yang diajukan eksekutif, ada penurunan angka pada sektor pendapatan. Pada penetapan APBD 2018, sektor pendapatan angkanya sebesar Rp 2.397.669.340.501. Sementara, pada RABPD 2019, Pemkab mengajukan pendapatan sebesar Rp 2.245.817.309.824.

“Mengapa APBD yang disiapkan untuk tahun 2019 ini menurun pada sektor pendapatan. Kami mohon penjelasannya,” kata juru bicara Fraksi Nasional Demokrat Budi Irawan.

Menurutnya, dari beberapa komponen pendapatan, untuk proyek dan retribusi daerah terdapat kenaikan. Namun, angka kenaikannya dinilai relatif kecil. Sementara, komponen pendapatan lainnya, seperti hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisah terdapat penurunan cukup besar.

Ketua Fraksi PPP HM Misbah meminta penjelasan rincian OPD yang mengalami penurunan pendapatan dari APBD sebelumnya. Pihaknya juga meminta penjelasan permasalahan penurunan pendapatan dari masing-masing OPD.

“Semua pendapatan dalam RAPBD 2019 tersebut masih bersifat global, belum diperinci. Untuk itu, kami mohon penjelasan dari masing-masing komponen pendapatan tersebut secara lebih terperinci. Kami juga mohon kejelasannya terkait besarnya tunggakan pajak dan retribusi daerah saat ini,’’ ujarnya.

Sementara itu, Sekda Grobogan Moh Sumarsono mengatakan, pertanyaan dan masukan anggota DPRD tersebut akan ditampung. Nantinya, bupati akan memberikan penjelasannya pada rapat paripurna selanjutnya dengan agenda jawaban Bupati Grobogan tentang Raperda RAPBD 2019.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...