Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dikibuli Dokter Gadungan, Uang dan Perhiasan Nenek di Kudus Ini Amblas

MuriaNewsCom, Kudus – Pencurian dengan modus pura-pura sebagai dokter terjadi di Kudus. Korbanya adalah Mbah Munasri (82) warga Desa Pedawang RT3/RW3 Kecamatan Bae.

Kejadian pencurian itu terjadi Kamis (6/9/2018) kemarin. Kejadian bermula saat Munasri melaksankan sholat duhur di musala. Sesampainya di rumah, ia tiba-tiba didatangi seorang perempuan dengan pawakan dokter.

”Ada seorang perempuan yang datang menemui saya di rumah. Perempuan itu tau nama saya, alamat saya,” jelas Munarsi (82) saat ditemui dikediaman cucuknya di Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kudus, Senin (10/9/2018).

Ia mengatakan, perempuan itu mengku bahwa dia adalah seroang dokter di RS Mardirahayu Kudus. Perempuan itu juga mengaku memiliki gaji Rp 14 juta perbulan, yang akan memberikan bantuan santunan setiap bulan.

”Dia ngaku memiliki gaji Rp 14 juta tiap bulan. Dengan gaji ia menjanjikan akan memberikan santunan sebesar Rp 1 juta, beras 50 kg, dan minyak goreng 3 liter tiap bulan. Tak hanya itu, nanti di tahun 2019 ia berjanji akan memberangkatkan haji,”lanjutnya.

Dengan dalih supaya tepat sasaran, pelaku pun menanyakan kepemilikan harta benda yang dimiliki korban. Karena termakan bujuk rayu, korban pun mengakui masih ada simpanan uang dan perhiasan. Yakni uang sebesar Rp 700 ribu dan perhiasan senilai Rp 2,8 juta.

”Dia (pelaku) meminta saya untuk menaruh uang dan perhiasan di atas meja. Setelah itu, pelaku kemudian memfotonya,” terangnya.

Setelah itu, lanjut korban, pelaku menyuruh korban untuk berbaring di kamar tidur dengan alasan akan diterapi. Di saat itulah, korban yang ketiduran langsung dimanfaatkan pelaku.

”Saya sempat ketiduran selama kurang 30 menit. Bangun-bangun barang yang semula saya taruh diata meja sudah tidak ada,”kata dia.

Atas kejadian itu, Mbah Munasri melaporkan ke pihak yang berwajib. Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyeledikan oleh pihak kepolisian Polres Kudus.

Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Agus Supriyadi saat diklarifikasi mengatakan masih akan melakukan penyelidikan. Saat ini, petugas masih mengecek kasus tersebut.

”Masih akan cek dulu, kami masih akan melakukan penyelidikan,”ungkapnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...