Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Warga Diminta Tak Mudah Tertipu dengan Berita CPNS di Pati, Ini Alasannya

MuriaNewsCom, Pati – Bupati Pati Haryanto meminta kepada masyarakat agar tidak mudah tertipu dengan informasi terkait lowongan CPNS di Pati. Hal itu lantaran akhir-akhir ini, banyak informasi pembukaan CPNS di Pati yang disebar melaui medsos, sehingga mengundang reaksi masyarakat.

“Jangan sampai berpendapat bahwa CPNS, khususnya di Pati ini yang menentukan adalah Bupati, itu salah, karena portalnya hanya satu, yaitu Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta mendaftarnya pun tidak boleh lebih dari satu,” ungkapnya, Sabtu (8/9/2018).

Namun, dirinya juga mengakui bahwa memang dari pusat sudah ada informasi terkait penerimaan CPNS se Indonesia, termasuk nantinya juga di Pati. Tetapi, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi terkait jumlah formasi yang ada di Pati.

“Jumlah formasi untuk Pati memang belum diketahui, namun jika jumlah formasi dari pusat sudah turun ke kita, maka akan kita rapatkan dan segera kita sosialisasikan kepada masyarakat mengingat waktunya yang semakin pendek”, terang Haryanto.

Dikarenakan portalnya hanya satu yakni BKN, maka menurut Haryanto, masyarakat yang ingin mendaftar lebih dari satu formasi tentu tidak bisa. Ini perlu saya tegaskan karena jumlah formasi yang dibuka se – Indonesia kurang lebih sebanyak 238 ribu lowongan.

“Sehingga nanti jangan sampai muncul opini-opini negatif terkait penerimaan CPNS ini. Siapapun tidak bisa membantu karena pusat yang menentukan,” imbuhnya.

Selain itu, dalam tes seleksi penerimaan CPNS itu, nantinya akan menggunakan sistem Computer Assistend Test (CAT), yakni apabila tes tertulis sudah selesai dilakukan, maka nilainya akan langsung muncul.

“Dengan dilaksanakannya tes CPNS menggunakan sistem CAT ini, maka bagi peserta yang nilainya tidak lolos, maka tidak bisa mengikuti di tahapan tes selanjutnya,” tegas Haryanto.

Dia memberikan sedikit bocoran terkait formasi yang sudah diakomodir, yakni untuk tenaga medis atau kesehatan, tenaga kependidikan serta tenaga teknis tertentu.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...