Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Banyak Aduan Penyelewengan Dana Desa, Begini Kata Pemkab Pati

0 1.070

MuriaNewsCom, Pati – Terkait banyaknya laporan penyelewengan yang diutarakan oleh Gerakan Jalan Lurus (GJL) saat melakukan aksi di depan Kantor DPRD Pati, Asisten 1 Bidang Pemerintahan Setda Pati, Sudiyono ankat bicara. Dia mengaku akan melakukan pengawasan ketet dalam proses penggunaan Dana Desa (DD).

“Kami akan memindaklanjuti hasil temuan yang dilakukan oleh GJL itu, baik terkait penyelewengan, pengawasan maupun regulasi yang mengatur itu,” ungkapnya, Rabu (5/9/2018).

Dia juga mengaku akan memantau peaksanaan pengunaan DD agar lebih efektir dan ada transparansi. Memang, lanjut Sudiyono, DD yang dikucurkan pemerintah pusat setiap tahunnya sangat besar. semua dana itu juga harus ada laporannya dan ada publikasi atas penggunaan DD.

“Semua itu sudah ada aturannya. Tetapi apabila masih ada desa yang menyelewengkan dana itu, kami akan melakukan tindakan tegas. Temuan-temuan GJL dalam hal ini menjadi masukan bagi kami yang selanjutnya akan kami proses lebih lanjut,” imbuhnya.

Kemudian, apabila masyarakat menemukan ketidakwajaran dalam proses penggunaan DD tersebut, dipersihalkan untuk menanyakan ke pihak desa terkait. Apabila pihak desa masih berbelit, warga diminta untuk melaporkan ke pemerintah diatasnya. Sehingga, penggunaan DD tersebut, warga benar-benar mengetahui.

“Transparansi memang sangat penting. Maka dari itu, silahkan bagi warga yang menemukan kejanggalan, laporkan saja,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Permberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Pati,Muhtar mengatakan, mengenai laporan penggunaan DD, semuanya sudah ada mekanismenya. Bahkan, usai penggunaan DD, harus ada publikasi agar masyarakat mengetahui detail penggunaan dana tersebut.

“Panduan laporannya juga sudah ada. Bahkan, apabila laporan itu tidak sesuai, kami juga mengembalikan laporannya tersebut untuk di revisi, sampai laporannya benar-benar sesuai dengan mestinya,” tegas Muhtar.

Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.