Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bahan Baku Langka, Perajin Kuningan Juwana Banyak Yang Gulung Tikar

0 494

MuriaNewsCom, Pati – Semakin sulitnya mencari bahan baku dan mahalnya harga bahan baku untuk kerajinan kuningan, menjadikan industri tersebut di wilayah Kecamatan Juwana semakin lesu. Ditambah lagi minat masyarakat untuk membeli kerajinan kuningan semakin minim. Sehingga, tidak sedikit para perajin kuningan yang gulung tikar akibat hal itu.

Sudirno, salah seorang perajin kuningan di Desa Growong Lor, Kecamatan Juwana mengatakan, dulu ada sebanyak 600 an perajin kuningan di wilayah Kecamatan Juwana. Tetapi, perlahan mulai berkurang lantaran berbagai hal yang di alami, muali dari pasar kerajinan yang lesu, bahan baku sulit dan harganya yang tinggi.

“Sampai saat ini, mungkin ada 240an perajin kuningan yang masih bertahan. Itupun harus mempunyai cukup modal dan sudah mempunyai konsumen tetap. Kalau belum mempunyai keduanya, tidak menutup kemungkinan juga akan berkurang lagi,” terangnya, Jumat (31/8/2018).

Dia juga mengaku, untuk mengatasi masalah harga bahan baku yang mahal, Sudirman harus memutar otak agar mendapatkan bahan baku yang baik dan ekonomis. Sehingga, dia kemudian memanfaatkan bahan baku bekas atau daur ulang.

Para perajin kuningan di Juwana fokus melakukan tahapan pembuatan patung. (MuriaNewsCom/Cholis Anwar)

“Memang harus pintar memutar otak dan berinovasi untuk terus mempertahankan kerajinan kuningan ini. kalaupun saya sudah menggunakan bahan baku bekas, tetapi untuk penjualan juga masih pasang surut,” keluhnya.

Produk kerajinan kuningan Juwana memang sempat menguasai pasar kerajinan kuningan di Indonesia. Bahkan kerajinan kuningan juwana sempat ekspansi ekspor ke manca negara. Menurunnya pelaku kerajinan kuningan Juwana menjadi sebuah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Dari kerajinan yang dibuat, setidaknya produk yang dihasilkan cukup bervariasi, seperti suku cadang kompor gas, kran air, gagang pintu, meteran air, patung, lampu hias serta produk lainnya dari bahan kuningan.

“Harapannya, semoga peminat kerajinan kuningan semakin bertambah sehingga banyak perajin yang mendapatkan untung,” tandasnya.

Editor : Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.