Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kakek di Temanggung Ini Kini Mendekam di Bui Karena Uang Palsu

MuriaNewsCom, Temanggung – Dahri (55), warga Desa Pagergunung, Kecamatan Bulu Temanggung, harus berurusan dengan polisi karena kedapatan menyewa mobil dengan uang palsu. Mbah Dahri dianggap sebagai pelaku peredaran uang palsu.

Uang palsu itu sebesar Rp 1,5 juta dengan pecahan Rp 100 ribuan.Waka Polres Temanggung Kompol Sugiyatmo kepada wartawan menyebut kakek itu ditangkap atas dasar laporana Nur Kholis (38) warga Dusun Krajan, Desa Tampingan, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, yang merupakan pemilik mobil.

“Korban merasa ada yang janggal dengan uang pembayaran rental mobil tersebut dan segera melaporkan kejadian tersebut ke Polres Temanggung,” katanya, Jumat (31/8/2018).

Dari laporan itu, polisi langsung bergerak mencari Dahri. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut diketahui uang tersebut benar uang palsu. Ciri-ciri uang palsu itu antara lain, tidak ada tanda air, jika diremas, tidak bisa kembali. Selain itu, kertas terlalu tebal, dan dari segi warna kabur atau luntur.

“Tersangka merupakan residivis beberapa kasus kriminal dan sudah beberapa kali masuk bui,” lanjutnya.

Sementara itu dari pengakuan tersangaka, diketahui uang palsu tersebut didapatkan dari daerah Bandung. Ia membeli dari seseorang dengan perbandingan 1 banding 3, yakni 1 uang asli mendapatkan 3 uang palsu.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka kini ditahan dan dijerat dengan pasal 36 Ayat (3) Undang-Undang RI Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dan Pasal 378 KUHP. Dengan jeratan pasal itu, tersangka terancam hukuman 15 tahun penjara.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...