Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Anggota Paskibra di Ngaringan Grobogan Didominasi Siswa SMP, Ini Sebabnya

MuriaNewsCom, Grobogan – Anggota Paskibra yang bertugas dalam upacara HUT Kemerdekaan RI lazimnya berasal dari siswa SMA, SMK atau MA. Namun, kondisi berbeda terjadi di Kecamatan Ngaringan, Grobogan.

Di mana, anggota Paskibra di kecamatan ini justru didominasi siswa SMP. Camat Ngaringan Joko Supriyanto saat dikonfirmasi membenarkan jika anggota Paskibra yang bertugas saat upacara HUT ke-73 Kemerdekaan RI Jumat (17/8/2018) kemarin sebagian besar adalah siswa SMP.

“Mayoritas anggota Paskibra di Kecamatan Ngaringan memang anak SMP. Meski demikian, mereka mampu menjalankan tugas dengan baik,” katanya, Sabtu (18/8/2018).

Joko menjelaskan, jumlah anggota paskibra yang bertugas hari Jumat kemarin ada 63 orang. Terdiri 31 putri dan 32 putra. Dari jumlah ini, sebanyak 41 orang diambilkan dari siswa SMPN 1 Ngaringan dan 22 orang merupakan siswa MA Al Mubarok.

“Pemilihan anggota Paskibra itu sudah kita seleksi dulu. Setelah itu, mereka kita kasih pelatihan sekitar dua pekan,” jelasnya.

Menurut Joko, kondisi seperti itu sudah berlangsung cukup lama. Penyebabnya, di Kecamatan Ngaringan saat ini memang minim sekolah tingkatan SMA. Hingga sekarang, belum ada SMA dan SMK di Kecamatan Ngaringan, baik negeri maupun swasta.

“Saat ini sekolah tingkatan SMA hanya ada Madrasah Aliyah (MA) dan jumlahnya hanya dua. Yakni, MA Al Mubarok dan satu lagi MA milik pondok pesantren. Kalau SMP cukup banyak,” jelas mantan Sekcam Godong itu.

Kondisi itulah yang mengakibatkan tidak banyak pilihan untuk mendapatkan siswa tingkat SMA sebagai anggota Paskibra. Alternatifnya adalah mengambil siswa tingkat SMP.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...