Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Usai Ngurusi Masalah Pangan, Pejabat di Grobogan Ini Diminta Fokus Tangani Pilkades

0 463

MuriaNewsCom, Grobogan – Pergeseran pejabat di lingkup Pemkab Grobogan kembali dilakukan. Hal ini menyusul adanya pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tinggi pratama dan administrator, yang dilakukan Bupati Grobogan Sri Sumarni di pendapa kabupaten, Kamis (2/8/2018).

Jumlah pejabat yang dilantik sebanyak 85 orang. Satu diantaranya adalah pejebat eselon II yang digeser posisinya. Yakni, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muhammad Hidayat yang dapat jabatan baru sebagai Asisten I bidang Pemerintahan.

“Posisi Asisten I sudah lama kosong dan waktunya diisi. Sesuai pertimbangan Baperjakat, diisi oleh Pak Hidayat yang sudah cukup lama jadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan. Secara pribadi, saya yakin Pak Hidayat bisa mengemban tugas baru ini,” kata Sri Sumarni.

Ia meminta agar Hidayat segera fokus pada tugas barunya. Soalnya, dalam waktu dekat akan dilangsungkan Pilkades serentak di 222 desa.

“Pelaksanaan Pilkades serentak harus bisa sukses dan berjalan lancar. Ini, jadi tanggung jawab kita bersama. Terutama, Pak Hidayat yang membidangi masalah pemerintahan. Untuk sementara Pak Hidayat masih merangkap jadi Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan,” katanya.

Selain Hidayat, ada satu nama lagi yang jadi perhatian dalam pelantikan itu. Terutama bagi awak media yang ada di Grobogan. Yakni, nama Teguh Harjokusumo yang dilantik jadi Kabag Humas Pemkab Grobogan menggantikan Ayong Muchtarom yang pensiun per 1 Agustus. Sebelumnya, Teguh menduduki jabatan Camat Ngaringan.

Sri Sumarni menyatakan, pelantikan pejabat ini dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi perangkat daerah yang baru. Terutama adanya sejumlah pejabat yang pensiun. Terkait dengan kondisi tersebut, perlu dilakukan penataan agar roda pemerintahan bisa berjalan maksimal.

“Pelantikan pejabat baru, baik rotasi maupun promosi merupakan sebuah hal yang biasa. Hal ini kita lakukan sesuai kebutuhan,” cetusnya.

Sri juga mengingatkan, tuntutan pelayanan saat ini lebih bersifat terbuka dan berbasis tehnologi informasi yang menuntut proses penyelesaian secara cepat, tepat dan transparan serta bebas dari pungutan liar. Hal ini jelas membutuhkan kerja keras, cerdas, kompak dan cepat, dengan sentuhan manajemen, karakter kepemimpinan dan teknik operasional yang lebih profesional.

“Semua pejabat saya minta agar segera memahami tugas pokok dan fungsi jabatan masing-masing, dan melaksanakan program serta kegiatan yang telah direncanakan. Saya minta para pejabat baru agar berusaha membuat inovasi demi kemajuan daerah,” imbuhnya

Editor : Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.