Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Identitas Mayat Hangus Terbakar di Kunduran Blora Belum Terungkap

MuriaNewsCom, Blora – Identitas mayat perempuan dalam kondisi hangus terbakar masih jadi misteri. Pihak kepolisian hingga saat ini masih berupaya keras untuk bisa mengungkap jati diri mayat yang ditemukan di kawasan hutan jati di Desa Sendangwates, Kecamatan Kunduran tersebut.

Upaya untuk mengungkap identintas mayat itu memang tidak mudah dilakukan. Salah satu penyebabnya, kondisi mayat bertinggi tubuh sekitar 153 centimeter itu rusak parah hingga sulit sekali untuk dikenali. Pada tubuh mayat hanya ditemukan anting-anting.

Selain itu, disekitar lokasi kejadian tidak ditemukan tanda pengenal. Saat melakukan penyisiran di lokasi, polisi hanya menemukan sebuah botol plastik yang ada didalamnya tampak seperti ada sisa bensin.

“Hingga saat ini, kami masih melakukan penyelidikan dan belum bisa mengungkap identitas korban. Saat ini, jenazah korban sudah dibawa ke RSUD Blora,” kata Kapolsek Kunduran AKP Untung Haryadi, Rabu (1/8/2018).

Menurut Untung, saat dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan tanda khusus pada tubuh korban karena kondisinya hangus. Korban dipastikan berjenis kelamin perempuan dengan perkiraan umur sekitar 20 tahunan.

“Kita perkirakan, korbannya bukan orang sini. Soalnya, selama kita lakukan olah TKP tidak ada warga di Kecamatan Kunduran ini yang merasa kehilangan anggota keluarganya. Kalau ada yang merasa kehilangan anggota keluarganya harap segera menghubungi pihak kepolisian setempat,” jelas mantan Kapolsek Klambu, Grobogan itu.

Seperti diberitakan, warga Desa Sendangwates, Kecamatan Kunduran, Blora digegerkan dengan penemuan sosok mayat di kawasan hutan jati, Rabu (1/8/2018). Mayat yang ditemukan tidak jauh dari jalan raya Kunduran-Todanan itu kondisinya sangat mengenaskan karena hampir sekujur tubuhnya hangus. Diduga, mayat berjenis kelamin perempuan itu merupakan korban pembunuhan dan dibakar oleh pelakunya.

Penemuan mayat itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Mayat tersebut kali pertama diketahui oleh beberapa warga yang saat itu hendak mencari pakan ternak di kawasan hutan.

Saat melintas di dekat lokasi, mereka sempat mencium bau seperti benda yang terbakar. Saat dicari, akhirnya terlihat sosok mayat dengan kondisi hangus terbakar. Penemuan mayat itu selanjutnya dilaporkan pada perangkat desa dan diteruskan pada pihak kepolisian.

Editor : Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.