Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Cari Tanah Uruk, Warga Banjarejo Grobogan Temukan 13 Potongan Gading Gajah Purba

0 37.143

MuriaNewsCom, GroboganPenemuan benda purbakala secara tidak sengaja kembali terjadi di Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus. Benda yang ditemukan kali ini wujudnya berupa fosil gading gajah purba.

Lokasi penemuan gading ini berada di tegalan Mbah Kartono yang bertempat di Dusun Peting. Gading purba yang ditemukan kondisinya tidak utuh tetapi terdiri dari 13 potongan. Saat potongan ini disatukan, panjang gading purba mencapai 2 meter.

Kades Banjarejo Ahmad Taufik menyatakan, penemuan gading gajah purba berlangsung saat beberapa warga mengambil tanah tegalan milik Mbah Kartono untuk dipakai urukan rumah dan pekarangan pada hari Sabtu (28/7/2018). Saat mengambil tanah di tegalan, warga belum menemukan gading tersebut.

Adanya gading gajah purba itu baru diketahui saat salah satu warga menggelar tanah uruk di pekarangannya. Nah, saat itu, terlihat ada dua potongan seperti pecahan batu diantara tanah uruk tersebut.

“Saat dicermati, ternyata benda itu adalah potongan fosil gading. Penemuan itu selanjutnya dilaporkan pada saya. Saat saya cek, ternyata itu benar fosil gading gajah purba,” jelas Taufik, Senin (30/7/2018).

Terkait penemuan dua potongan gading itu, Taufik langsung menghubungi komunitas peduli fosil Banjarejo untuk memeriksa tanah urukan lain yang diambil warga. Akhirnya, bisa ditemukan lagi tujuh potongan gading gajah purba di rumah atau pekarangan yang sebelumnya digelar tanah urug dari tegalan Mbah Kartono.

Selain di rumah atau pekarangan warga, pencarian potongan fosil juga dilakukan di lokasi pengambilan tanah uruk. Di lokasi ini akhirnya berhasil ditemukan dua potongan fosil gading.

“Jadi total potongan fosil gading ada 13. Sebanyak 11 potongan didapat dari pencarian di tanah uruk yang sudah digelar warga di dalam rumah atau pekarangan. Sedangkan dua potongan ditemukan di lokasi pengambilan tanah uruk,” sambung Taufik.

Ia menjelaskan, semua potongan fosil gading gajah purba yang ditemukan sudah diamankan di rumahnya. Pihaknya juga sudah melaporkan penemuan benda purbakala terbaru pada Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran dan instansi terkait lainnya.

Taufik menambahkan, sekitar dua tahun lalu, fosil gading purba juga berhasil ditemukan di Dusun Peting. Lokasi penemuan waktu itu ada di pekarangan kosong dengan kedalaman fosil sekitar 50 centimeter didalam tanah.

“Untuk lokasi penemuan terbaru letaknya sekitar 300 meter sebelah utara tempat ditemukannya fosil gading sebelumnya,” imbuhnya.

Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.