Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Begini Penjelasan BPN Terkait Dugaan Pungli PTLS di Pati

0 3.505

MuriaNewsCom, Pati – Usai digeruduk puluhan warga terkait pungutan liar (pungli) dalam pengurusan sertifikat tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistemik Lengkap (PTSL), Kasi Hubungan Hukum Pertanahan pada BPN Pati, Suroso angkat bicara. Dia pun berjanji akan segera memberikan sertifikat yang sudah jadi.

Selain itu, terkait dengan pungli, pihaknya mengaku tidak menerima apapun dalam program PTSL tersebut. Mengingat, program tersebut sudah dibiayani oleh APBN sehingga, warga yang mengajukan permohonan untuk penyertifikatan dibebaskan dari biaya.

”Kami tidak menerima uang sedikitpun dalam program PTSL. Karena, semuanya sudah dibiayai oleh APBN. Kalau pun ada pungli sebagaimana yang dikatakan oleh warga, itu mungkin dari pihak panitia yang berada di desa,” tegasnya, Senin (30/7/2018)

Lebih lanjut, terkait lamanya penyerahan sertifikat tanah, pihaknya juga sudah mengambil sikap untuk memberikan langsung sertifikat tersebut kepada pemohon.

”Kami sudah membuat kesepakatan bersama warga yang hadir (demonstran), bahwa apada Kamis (2/8/2018) besok, semua sertifikat yang sudah jadi, akan kami berikan langsung kepada pra pemohon,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, sebagaimana biasanya, semua serifikat dalam program PTSl yang sudah jadi, akan diberikan kepada pihak desa. Sehinga, pihak desa lah yang akan memberikan ke masing-masing pemohon. Hanya, karena ada berbgai masalah, BPN kemudian enggan untuk mengambil resiko.

”Dulu-dulu memang seperti itu. Tetapi kalau ternyata ada keluhan warga yang seperti ini, maka tim kami akan datang ke masing-masing rumah para pemohon PTSL untuk memberikan sertifikat yang sudah jadi,” terangnya.

Dia juga mengaku tidak tahu sama sekali kalau di desa ternyata ada penarikan uang dalam program PTSL itu. Apa lagi, jumlah nominalnya mencapai Rp 1,1 juta sehingga sangat memberatkan masyarakat.

”Sebenarnya sudah ada surat himbauan dari Gubernur Jawa Tengah ke masing-masing bupati terkait program PTSL ini. tetapi kami tidak tahu sosialisasinya sampai mana. Intinya, BPN dalam program PTSl ini nol rupiah,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.