Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Daar!…Mortir Meledak dari Sampah Terbakar di Banjarnegara

0 411

MuriaNewsCom, Banjarnegara – Warga Desa Gumelem Wetan, Kecamatan Susukan, Banjarnegara, digegerkan dengan suara ledakan yang begitu keras, Senin (30/7/2018) pagi. Bahkan saking kerasnya, suara ledakan itu terdengar hingga beberapa kilometer.

Sumber dari suara ledakan itu berasal dari pekarangan rumah warga. Informasi yang beredar, ledakan itu muncul dari lahan yang beberapa saat sebelumnya digunakan pemilik rumah untuk membakar sampah.

Suara ledakan itu membuat lubang menganga di dekat tanah lokasi yang digunakan untuk membakar sampah itu. Tak hanya itu, berbarengan dengan suara ledakan sesuatu dari dalam tanah itu terpental dan menghantam tembok rumah warga.

Polisi menduga suara ledakan itu beasal dari mortir yang terpendam di dalam tanah yang kemudian terpicu dan meledak. Beruntung ledakan itu tak menimbulkan korban jiwa.

”Tidak ada korban jiwa. Memang ledakan terjadi di permukiman, tapi saat itu kebetulan tidak ada orang,” kata Kapolres Banjarnegara, AKBP Nona Pricillia Ohei dilansir detik.com.

Kapolres juga menyebut, ledakan itu terjadi sekitar pukul 08.15 WIB. Menurutnya, suara ledakan itu sangat keras dan terdengar hingga radius dua kilometer lebih.

Ia menyebut, ledakan itu terjadi beberapa saat setelah warga membakar sampah di pekarangan tak jauh dari rumahnya. Ledakan itu juga membuat lubang sekitar yang berada sekitar 40 meter dari tempat pembakaran sampah.

“Ledakan ini menghantam tembok milik warga. Kami menduga ada mortir yang terpendam kemudian meledak,” ujarnya.

Kapolres juga memastikan, ledakan ini tak ada kaitanya dengan aksi terorisme. Dugaan sementara mortir tersebut merupakan peninggalan zaman Belanda yang terkubur di area pekarangan warga.

Alasanya, sebelum ada ledakan ini di dekat pasar kota Banjarnegara juga ditemukan granat bekas perang.

Meski demikian, tim penjinak bom (Jibom) dari Subden Brimob Purwokerto dan Inafis Polres Banjarnegara dikerahkan ke lokasi untuk menyisir kemungkinan adanya bahan peledak lain. Selain itu, tim ini juga menyelidiki pemicu ledakan tersebut.

“Apakah karena ada orang yang membakar sampah kemudian terjadi suhu panas atau karena mortir tersebut masih aktif. Sekarang kami masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.