Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Mampir ke Sedayu Grobogan, Jangan Lupa Stik Duri dan Kerupuk Kepala Lele

MuriaNewsCom, Grobogan – Warga Desa Sedayu, Kecamatan Grobogan kini semakin bisa mengandalkan hasil budidaya lele sebagai pendapatan sampingan keluarga. Jika sebelumnya, warga hanya menjual ikan lele, kini mereka bisa mengolahnya lagi menjadi produk yang juga memiliki daya jual. Duri dan kepala lele yang selama ini dibuang, sekarang bisa diolah menjadi makanan nikmat.

Itu setelah tim pengabdi Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas PGRI Semarang menggelar pelatihan pembuatan stik duri lele dan kerupuk kepala lele, baru-baru ini. Pelatihan yang digelar 26 Juli 2018 ini diikuti anggota dari dua kelompok budidaya lele, yakni Mugi Rahayu dan Mugi Raharjo. Kegiatan ini juga dihadiri Ketua LPPM Universitas PGRI Suwarno Widodo sekaligus menjadi ajang monitoring dan evaluasi pelaksanaan PKM.

”Kami ingin memberikan wacana baru bagi kelompok budidaya lele utk meningkatkan nilai jual lele. Sehingga, dapat menjadikan penghasilan tambahan selain dari sektor pertanian. Apalagi, kandungan kalsium dari duri dan kepala lele sangat tinggi. Jadi sayang kalau terbuang sia-sia,” kata Rizky Esti Utami, Ketua Tim Pengabdi PKM Universitas PGRI Semarang.

Pihaknya menyambut baik antusias warga mengikuti pelatihan ini. Diharapkan, setelah pelatihan mereka bisa membagikan ilmunya ke kelompok-kelompok lain di Desa Sedayu. Sehingga, akan semakin besar potensi yang bisa digali dari sektor budidaya lele.

”Program ini tidak berhenti sampai pelatihan saja. Setelah warga mampu memproduksi stik duri dan kerupuk kepala lele, kami juga akan terus melakukan pendampingan. Terutama mengenai pemasaran yang memang sering menjadi kendala bagi pelaku usaha,” terangnya.

Anggota tim Sugiyanti menambahkan, strategi pemasaran yang diberikan dimulai dari pengemasan produk hingga pada teknik promosi dan penawaran. Untuk hal yang satu ini, PKM Universitas PGRI Semarang menggelar pelatihan pemasaran baik secara offline maupun online dengan memaksimalkan media sosial seperti facebook dan instagram.

Selain itu, tim juga secara berkala akan melakukan monitoring ke kelompok-kelompok binaan. Dengan demikian, setiap ada persoalan dalam pengembangan usaha warga, akan bisa segera dicarikan penyelesaiannya.

Hasil olahan kepala lele dikemas menarik dan menjadi buruan pencinta kuliner. (MuriaNewsCom/Sundoyo Hardi)

”Stik duri lele dan kerupuk kepala lele ini memiliki cita rasa yang unik dan khas. Sangat sayang jika dilewatkan begitu saja. Jadi, kalau melintas di Sedayu Grobogan, jangan lupa mampir beli oleh-oleh istimewa ini,” ucapnya.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...