Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Satu Nelayan Dukuhseti yang Hilang di Perairan Banyutowo Pati Ditemukan, Begini Kondisinya

MuriaNewsCom, Pati – Dua nelayan asal Desa Dukuhseti yang hilang di sekitar 30 mil timur laut Desa Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, salah satunya sudah ditemukan dalam kondisis selamat. Namun, satu yang lainnya masih dalam proses pencarian.

Sementara identitas korban yang berhasil ditemukan adalah Imammudin atau Aldi (33) Warga Desa/Kecamatan Dukuhseti RT 03 RW 02.

Kepala  Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati Sanusi Siswoyo mengatakan, setelah proses pencarian itulah akhirnya pada Kamis (26/7/2018) siang seorang nelayan yang dilaporkan hilang Aldi berhasil diketemukan dalam kondisi selamat di timur laut pulau Mandalika.

“Salah satu korban ditemukan oleh kapal Cantrang KM. Tambah Rejeki milik Darmin warga Desa Pacar, Kecamatan Rembang Kota dengan posisi menaiki fiber,” ungkapnya, Jumat (27/7/2018).

Berhubung Darmin ingin meneruskan perjalan mencari ikan, korban dititipkan kapal Cantrang Ulum Sarian dengan Nahkoda Supriyanto, warga Desa Pacar Kecamatan Rembang Kota yang hendak mendarat ke TPI Tasik Agung Rembang.

Sesampainya di TPI, pada pukul 02.20 WIB, pohak nahkoda kapal Catrang Ulam Sarian menyerahkan korban kepada keluarganya yang diwakili oleh Kades Banyutowo.

“Seketika itu juga, korban langsung dilakukan pemeriksaan oleh tim PMI dengan catatan, korban mengalami trauma dan tensi rendah. kemudian, korban langsung di bawa kerumah agar segera istirahat,” imbuhnya.

Sedangkan satu korban lainnya masih dalam proses pencarian. Informasi yang dihimpun sempat terlihat diatas fiber hanya kembali menghilang. Oleh karena itulah penyisiran masih terus dilakukan.

“Kami upayakan semaksimal mungkin untuk mencari korban yang belum ditemukan tersebut,” tandasnya.

Seperti diketahui dua orang nelayan bernama Said dan Aldi warga Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti, hilang saat melaut. Hal itu diketahui setelah perahu cukrik yang digunakannya diketemukan dalam kondisi kosong di perairan Banyutowo.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...