Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pura Group Dapat Penghargaan Rintisan Teknologi Industri 2018

MuriaNewsCom, Kudus – Pura Group melalui mesin Controlled Atmospher Storage (CAS) mendapatkan penghargaan Rintisan Teknologi Industri (Rintek) tahun 2018. Penghargaan itu diberikan langsung oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada acara Innofest 2018 di Jakarta, Selasa (24/7/2018) lalu.

Sebelum diberikan, sebelumnya panitia sudah melaksanakan penilaian dan seleksi penerima penghargaan Rintek, 10-11 Juli 2018 lalu. Berdasarkan hasil penilaian dan keputusan tim penilai, Penghargaan Rintek 2018 dikelompokkan menjadi dua kategori, yaitu Kategori Utama dan Kategori Unggulan.

Untuk Kategori Utama, diberikan kepada enam perusahaan, terdiri dari PT Hariff Daya Tunggal Engineering dengan judul inovasi atau invensi teknologinya adalah Battlefield Management System (BMS) CY-16H, PT Rekayasa Industri (PPGM CPP Donggi Kemandirian EPC Nasional Dalam Membangun Energi Bangsa), dan PT Pura Agro Mandiri (Mesin CAS Sebagai Solusi Pengendali Harga Produk Pertanian).

Selain itu juga ada PT Surya Marga Luhur (Optimisasi Kinerja Custom Chiller dan Peningkatan Konservasi Energi melalui Inovasi Kondensor dan Evaporator), PT Aimtopindo Nuansa Kimia (Teknologi Bio-Surfactant Untuk Meningkatkan Produksi Minyak Pada Sumur Tua), dan PT S Three Technologies Indonesia (Ezomix Mortar Berpori Kedap Air).

Sedangkan, untuk Kategori Unggulan, diberikan kepada lima perusahaan meliputi PT Astra Otoparts, Tbk. – Divisi Engineering Development Center dengan judul inovasi atau invensi teknologinya adalah Lokalisasi Desain Dan Manufaktur Kursi Kendaraan Bermotor Roda 4, serta PT Rekadaya Multi Adiprima (Pemanfaatan Serat Alam Sabut Kelapa untuk Produk Cover Baterai pada Kendaraan Roda Empat).

Selanjutnya, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pilot Plant NPK Fusion), PT Yogya Presisi Tehnikatama Industri (Simulator Mesin CNC) dan PT Utomodeck Metal Works (Produksi Atap dengan Mobile System Jilid III).

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada acara Innofest 2018 di Jakarta, mengatakan industri nasional saat ini dituntut untuk menghasilkan produk bernilai tambah tinggi. Hak itu agar mampu bersaing dan bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

“Hal ini sejalan dengan masuknya era perdagangan bebas yang antara lain membawa dampak terhadap serbuan  produk impor. Salah satu upaya mendorong peningkatan daya saing industri nasional dapat dilakukan melaui kegiatan perekayasaan, invensi dan inovasi teknologi secara berkelanjutan, ” jelas Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

Senada disampaikan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian, Ngakan Timur Antara. Ia menyampaikan, salah satu wujud dukungan nyata terhadap perekayasaan, inovasi atau invensi teknologi yang dilakukan oleh pelaku industri nasional.  Kemenperin memberikan apresiasi dalam bentuk Penghargaan Rintisan Teknologi Industri (Rintek).

“Tujuan dari pemberian penghargaan ini adalah untuk meningkatkan semangat para industriawan agar selalu berinovasi dan mengembangkan teknologi. Hal itu dalam rangka meningkatkan kualitas produk yang memenuhi kebutuhan konsumen saat ini. Hingga pada akhirnya produk nasional mampu berdaya saing di perdagangan domestik maupun internasional,” ungkapnya.

Penghargaan rintisan  teknologi (Rintek)  ini sebelumnya dilaksanakan rutin setiap tahun oleh Kemenperin sejak tahun 2006. Namun, mulai tahun 2012, kegiatan ini diselenggarakan setiap dua tahun sekali pada tahun genap.

Hingga saat ini, penghargaan tersebut telah diberikan kepada 40 perusahaan industri dengan 53 inovasi teknologi yang dihasilkan.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...