Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Dilanda Kekeringan, 79 Desa di Grobogan Ajukan Bantuan Air Bersih

MuriaNewsCom, Grobogan – Bulan kemarau yang baru berlangsung sekitar dua bulan terakhir ternyata sudah membawa dampak luas. Indikasinya bisa dilihat dengan sudah banyaknya desa yang mengajukan bantuan air bersih ke BPBD Grobogan.

Hingga saat ini, sedikitnya sudah ada permintaan bantuan air bersih dari 76 desa yang dikirimkan lewat kecamatan. Sebanyak 79 desa yang mulai dilanda kekeringan itu berada di 12 kecamatan. Yakni, Kecamatan Gabus (12 desa), Ngaringan (4), Grobogan (8), Kradenan (14), Kedungjati (4), Pulokulon (13), Geyer (10), Purwodadi (5), Gubug (1), Tawangharjo (4), Wirosari (3), dan Toroh (1).

“Data hingga hari ini, ada 79 desa yang minta bantuan air bersih. Permintaan bantuan dikirimkan dari masing-masing kecamatan,” kata Kepala BPBD Grobogan Agus Sulaksono, Kamis (26/7/2018).

Kondisi kekeringan di 79 desa tersebut berbeda-beda. Untuk desa di Kecamatan Pulokulon, Ngaringan dan Kedungjati yang minta bantuan air bersih semuanya masuk kategori berat. Sedangkan di Kecamatan lainnya, sebagian besar masih kategori sedang.

Terkait kondisi kekeringan itu, Agus menyatakan, pihaknya sudah mulai melakukan droping air bersih sejak dua pekan lalu. Hingga saat ini, bantuan air yang disalurkan sebanyak 66 tangki. Bantuan air bersih diprioritaskan untuk desa yang kategori kekeringannya berat.

“Hingga hari ini, penyaluran bantuan air bersih masih terus kita lakukan. Prioritasnya untuk yang berat dulu,” jelasnya.

Agus menambahkan, untuk penanganan bencana kekeringan tahun ini, sudah dialokasikan anggaran sekitar Rp 175 juta. Dana ini disiapkan untuk kegiatan yang berkaitan dengan penanganan bencana kekeringan, khususnya droping air bersih pada masyarakat.

Berdasarkan data bencana yang ada, dari 280 desa/kelurahan yang ada, hampir separuhnya rawan bencana kekeringan. Sementara dari 19 kecamatan, hanya ada empat kecamatan yang relatif  aman dari bencana kekeringan. Yakni Kecamatan Godong, Gubug, Klambu dan Tegowanu.

Editor : Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.