Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kholisah Siti Maisaroh, Atlet Cantik Asal Kudus dengan Segudang Prestasi

MuriaNewsCom, Kudus – Cantik, energik dan penuh dengan prestasi. Kata itu sepertinya patut disematkan pada Kholisah Siti Maisaroh. Atlet tenis lapangan asal Kudus kelahiran 20 Juni 2006 itu ternyata sudah menorehkan banyak prestasi di kancah internasional.

Anak dari pasangan Suko Pramono dan Warsi berhasil melengang menjadi juara di even bergengsi. Beberapa di antaranya adalah KR Open 2016, Wido Soejono Open, hingga New Armada Open. Tak hanya itu, bulan depan ia juga akan mewakili Indonesia di ajang ITF Junior Under 12 Asia di Khazakhstan.

Kepada MuriaNewsCom, Kholisah mengaku kesukaaannya itu tidak didapat secara instan. Atlet cantik 12 tahun itu ternyata syudah menekuni tenislapangan sejak masih duduk dibangku kelas tiga SD. Awalnya, dia sering melihat sang ayah yang bermain tenis.

Saking seringnya, ia pun tertular virus tersebut. Apalagi, aksi dan pukulan sang terlihat begitu keren dari bangku penonton. Dari situ, ia pun mulai memiliki tertarik bermain tenis lapangan.

“Saya mulai bermain tenis sejak kelas 3 di SD 1 Karanganyar. Awalnya dulu saya sering ikut latihan bapak di sini (lapangan Kodim 0722/Kudus). Saya lihat kok kelihatannya asyik. Jadi saya kepengen ikut main,” kata kholisah saat ditemui usai latihan di lapangan Kodim 0722 Kudus,  Rabu (25/7/2018).

Kholisah Siti Maisaroh saat berlatih jelang ajang ITF Junior Under 12 Asia di Khazakhstan. (MuriaNewsCom/Dian Utoro Aji)

Dari situ, ia pun langsung mendapat bimbingan dari sang ayah. Dari tangan sang ayah, ia pun mengetahui dasar-dasar tenis lapangan dan berhasil melenggang ke tingkat nasional hingga internasional.

”Yang ngelatih ayah. Lumayanlah biaya latihan bisa ditekan untuk keperluan biaya saat mengikuti turnamen. Sebab, saya lebih sering biaya sendiri saat mengikuti turnamen,” ujar gadis yang tinggal di RT 2/RW 4 Desa Barongan Kecamatan Kota Kudus.

Hal itu, diakui pelatih sekaligus bapak dari Kholisah, Suko Pramono. Diakuinya selama ini ia memang cukup kesulitan dalam supporting dana. Dalam ajang di tingkat Asia yang akan dihadapinya, ia harus tetap menanggung biaya akomodasi sendiri.

”Padahal tarafnya internasional dan mewakili Indonesia, biaya tiket pesawat pulang-pergi tetap dibebankan,” kata Suko sapaan akrabnya.

Meskipun kesulitan suporting dana,  Suko mengaku tidak menjadi halangan anaknya meraih prestasi dikancah internasional. Dikatakan, dalam waktu dekat dijadwal berangkat ke Khazakhstan. Terkait itu, ia mengaku saat ini tengah melakukan latihan secara intensif.

”Rencana keberangkatan saya 1 Agustus nanti ke Khazakhstan dalam ajang ITF Junior Under 12 Asia ini merupakan bentuk lanjutan karena kemarin saya berhasil mendapatkan juara III dalam  ITF Junior Under 12 Asean di Kamboja,” jelasnya.

Saat ini, dijelaskan Suko, putrinya tengah menyiapkan latihan secara intensif. Dalam sepekan putrinya itu dilatih 5-6 kali. Selain itu, pola makan juga tetap dijaga. Seperti minum suplemen saat malam hari, makan vitamin hingga asupan gizi.

“Semoga bisa kembali membawa medali dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat Asia,” harapnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...