Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ratusan SD di Kota Solo Kekurangan Siswa, Ada yang Sama Sekali Tak Dapat Murid

MuriaNewsCom, Solo – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surakarta mendata, setelah proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2018 selesai, masih ada ratusan sekolah dasar (SD) negeri di kota ini yang kekurangan siswa. Bahkan ada sejumlah sekolah yang sama sekali tak mendapatkan murid.

Catatan Disdik Surakarta, dari 254 SD negeri di Solo, 127 di antaranya kekurangan siswa. Beberpaa sekolah ada yang mendapat murid enam siswa saja. Padahal standar rombongan belajar adalah minimal 20 dan makisimal 28 siswa.

”Bahkan ada sekolah yang sama sekali tak mendapat siswa. Data sementara ada 127 SD yang siswanya kurang dari 20 orang,” kata Kabid Pendidikan Dasar Disdik Surakarta, Wahyono.

Kondisi ini menurut dia, bisa menjadi bukti bahwa belum semua masyarakat termasuk orang tua siswa benar memahami tentang sistem zonasi yang telah diterapkan pemerintah. Bahkan masih ada orangtua yang tidak mau mendaftarkan anaknya ke sekolah dalam zonasi terdekat.

“Hal ini sulit diperhitungkan, dan ini yang sulit juga. Orang tua tidak mendaftarkan anaknya ke sekolah karena merasa sistem online masih rumit. Akhirnya tidak ikut PPDB online, dan ini yang tidak bisa terlacak,” papar Wahyono.

Karena sering kekurangan murid, dua SD di Solo juga akan digabung dengan sekolah lain. dua sekolah itu masing-masing SDN Cakraningratan di Jalan Haryo Panular, Laweyan, yang digabung ke SDN Sriwedari di Jalan Kebangkitan Nasional, Laweyan.

Serta SDN Belik di Jalan Surya, Purwodingratan, Jebres, yang digabung dengan SDN Bororejo di Jalan Kali Sampang, Jagalan, Jebres. ”Penggabungan dua SD ini untuk efisiensi dan efektivitas dan sudah mendapat persetujuan orang tua siswa,” terangnya.

Berdasarkan catatan Disdik, SDN Cakraningratan hanya memiliki siswa kelas I-VI sebanyak 79 anak, sedangkan SDN Belik hanya memiliki siswa kelas I-VI sebanyak 78 anak.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...