Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pemprov Jateng-Bakrie & Brothers Ingin Datangkan Bus Listrik dari Tiongkok

MuriaNewsCom, Semarang – Pemprov Jateng dan Bakrie & Brothers tengah menjajaki kerja sama pengadaan bus listrik untuk transportasi umum di provinsi ini. Bakrie & Brother mempunyai unit usaha yang telah menjalin kerja sama dengan produsen bus listrik terkemuka di Tiongkok bernama “Build Your Dreams” (BYD).

BYD berdiri sejak 1995 silam. Pabrikan otomotif ini memiliki 22 kawasan industri di dunia dan mempekerjakan hampir 180 ribu karyawan.

Bakrie & Brother juga menjalin kerja sama dengan Karoseri Nusantara Gemilang di Kudus untuk mengerjakan karoseri bus listrik.

Menurut President Director & CEO PT Bakrie & Brothers Tbk Bobby Gafur Umar, pihaknya telah melakukan penandatangan nota kesepahaman dengan BYD Auto Co. Ltd untuk kerja sama pengembangan kendaraan listrik di Indonesia pada 13 April 2018 lalu di Beijing.

Penandatanganan MoU tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

“Kita bekerja sama dengan perusahaan bus listrik terbesar di China bernama BYD. Teknologinya maju sekali. Ketika charge bus 2,5 jam itu bisa untuk menempuh jarak sekitar 250 kilometer,” katanya saat bertemu Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Semarang, Senin (23/7/2018).

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo membahas soal bus listrik dengan Presdir & CEO PT Bakrie & Brothers Tbk Bobby Gafur Umar. (istimewa)

Ia menyebut, penjajakan potensi kerja sama tersebut dilandasi fakta kebutuhan konsumsi dan impor migas Indonesia saat ini masih tergolong tinggi. Hal itu mendorong Indonesia untuk beralih dari penggunaan energi fosil dan mengeksplorasi energi baru dan terbarukan (EBT), salah satunya penggunaaan kendaraan listrik.

“Indonesia saat ini impor minyak 820 ribu barel (per hari). Kebutuhan nasional 1.6 juta (barel per hari). Produksi kita 780 ribu (barel per hari). Produksi ini akan turun terus, karena dua tahun terakhir hampir tidak ada penambangan stok baru. Sementara, konsumsi akan naik dan harga minyak sendiri juga naik,” ujarnya.

Bobby menambahkan, bus listrik menjadi salah satu kendaraan masa depan yang akan membantu mengatasi permasalahan polusi udara di kota-kota besar.

President Director & CEO PT Bakrie Autoparts Dino A Ryandi mengklaim, performa BYD sebagai mitra usahanya semakin baik. Bahkan, tiga tahun terakhir ini, BYD berhasil melampaui performa Tesla Motors Inc.

“BYD merupakan perusahaan produsen mobil listrik terbesar di dunia. Tiga tahun terakhir ini dia mengalahkan Tesla. Untuk bus listriknya sendiri sudah fidiekspor ke 40 negara. Termasuk double decker yang menjadi ikonnya London itu juga buatan BYD,” bebernya.

Sementara itu, untuk Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), pihaknya bermitra dengan Karoseri Nusantara Gemilang yang beroperasi di Jalan Raya Kudus-Demak Km 5.

“Terkait TKDN, kami kerja sama dengan Nusantara Gemilang, pengusaha lokal di Kudus untuk perakitan karoseri body-nya,” tambahnya.

Sementara itu, Ganjar Pranowo menyambut baik penjajakan potensi kerja sama bus listrik tersebut. Ia juga menyebut punya mimpi jika moda transportasi di Jateng adalah moda transportasi listrik.

Meski demikian menurut dia gagasan itu, perlu dikaji secara mendalam. Oleh sebab itu, Ganjar mengaku membutuhkan pendapat dari pakar multidisiplin untuk menentukan kelayakan bus listrik sebelum benar-benar beroperasi.

“Kita akan kaji lebih dulu. Saya biasanya pakai opini ilmuwan, baik dari aspek transportasi, ekonomi, maupun lingkungan agar nantinya kerja sama ini betul-betul firm. Setidaknya semua orang mengatakan ini ok,” ujarnya.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...