Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Banser Pati Sisir Wilayah Perbatasan, Ini yang Dilakukan

MuriaNewsCom, Pati – Wilayah perbatasan Kabupaten Pati menjadi sasaran pengkaderan Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Langkah itu sebagai upaya turut memerhatikan daerah yang jauh dari pusat pemerintahan daerah. Itu sekaligus menjaga wilayah terluar dari ancaman masuknya paham yang mencederai Islam.

Ketua PC GP Ansor Pati Itqonul Hakim dalam pembukaan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Banser di Masjid Al Huda Desa Maitan, Kecamatan Tambakromo mengatakan, banser mempunyai peranan penting utnuk menjaga wilayah perbatasan. Agar, paham-paham yang dapat menciderai Islam bisa segera dihalau.

“Banser merupakan kader inti Ansor yang mengabdi pada ulama dan NU. Keberadaan kami juga untuk menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya, Sabtu (21/7/2018)

Dalam pengkaderan tahap awal ini diikuti 69 kader muda NU. Mayoritas mereka asal Maitan, dan sebagian lagi dari luar desa tersebut.

Pekan lalu, kegiatan serupa juga digelar di Desa Pakem, Kecamatan Sukolilo. Pengkaderan di desa yang berbatasan dengan Kabupaten Grobogan dan Kudus tersebut diikuti 250 peserta.

Seperti Pakem, Desa Maitan merupakan salah satu desa terluar yang berbatasan dengan dua kabupaten lain. Maitan berhimpitan dengan wilayah Kabupaten Grobogan dan Blora.

Itqon menjelaskan, tantangan bangsa ini semakin besar. Menurutnya, tidak hanya memajukan dan memakmurkan bangsa, tantangan saat ini lebih dari itu.

“Bangsa dan negara ini, termasuk NU terus diganggu pihak lain. Upaya merusak persatuan dan kesatuan bangsa hingga mengganti dasar negara Pancasila tampak di depan mata. Ansor harus mengambil peran menangkal itu dan meneguhkan Islam rahmah dan hubbul wathan minal iman (cinta tanah air sebagian dari iman),” tandasnya.

Editor : Supriyadi

Comments
Loading...