Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Sepasang Pengantin Baru Dibekuk BNNP Jateng, Ternyata Pengedar Narkoba

MuriaNewsCom, Semarang – Sepasang pengantin yang baru menikah selama tiga bulan yakni M Iqbal Khadafi (24) dan Khoirun Nisak (18), warga Sidoarjo, Jawa Timur, dibekuk tim Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah.

Pasangan ini dibekuk lantaran diduga sebagai jaringan pengedaran narkoba. Dugaan ini terbukti saat dilakukan penangkapan di sebuah daerah di Jawa Timur ditemukan sejumlah paket narkoba.

Pasangan ini ditangkap pada Kamis (19/7/2018) petang di sebuah minimarket di Jalan Trunojoyo, Madiun, Jawa Timur. Mereka ditangkap saat baru turun dari mobil Daihatsu Xenia nopil S 1756 ZJ.

”Saat turun dari mobil, seornag pria (Iqbal) membawa tas platik hitam. Di dalam tas plastic ini ada narkoba jenis sabu.Saat kita tangkap mereka tak melawan,” kata Kabid Brantas BNNP Jateng, Suprinanto, Sabtu (21/7/2018).

Di dalam tas platsik tersebut terdapat sabu seberat 180 gram yang dibungkus dalam sebuah paket. Dari hasil penangkapan itu, pasangan ini dan barang bukti langsung dibawa ke kantor BNNP Jateng di Semarang.

Penangkapan pasangan ini berawal dari pengembangan kasus yang tengah ditangani BNNP. Tersangka diduga sebagai kurir dan sering menyuplai narkoba ke wilayah Solo.

Tak hanya berhenti di sini, tim BNNP juga mendapatkan infoirmasi jaringan lain dari hasil penangkapan ini. Di hari yang sama tim BNNP melakukan penangkapan di kawasan Surakarta.

Dua pelaku yang ditangkap juga pasangan suami istri yakni Edi Wiyono (46) dan Silvia DK (28) warga Jebres, Kota Surakarta. Saat ditangkap, pasangan ini tengah berhenti di lampu merah dan mencari sesuatu barang di trotoar.

”Ditemukan paket dengan lakban cokelat yang isinya sabu dengan berat bruto sekitar 6 gram.  Dua pasangan suami istri ini satu jaringan, diatasnya ada,” paparnya.

Sementara itu, Iqbal yang baru tiga bulan menikah mengaku belum lama melakukan bisnis terlarang tersebut. Ia menyebut, istrinya tak tahu apapun mengenai bisnis narkoba yang dilakukannya.

“Sebenarnya tidak ada sangkut pautnya dengan istri. Dia tidak tahu kalau mau ambil barang. Saya ajaknya ke Madiun,” kata Iqbal.

Istrinya juga menyebut jika ia hanya tahu akan diajak ke rumah mertuanya. Ia sempat bertanya ketika mobil justru melaju terus dan tidak menuju jalan ke rumah mertua.”Awalnya mau ke mertua. Saya juga tidak tahu itu apa,” akunya.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.