Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kapolres Pati Ajak Nobar 22 Menit The Movie Antisipasi Aksi Terosisme 

MuriaNewsCom, Pati – Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Pati mengajak masyarakat Kabupaten Pati agar menontotn film berjudul 22 Menit. Film yang terinspirasi dari kisah nyata tersebut, setidaknya mempu menggambarkan dampak aksi terorisme yang selama ini terjadi.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti mengatakan pihaknya sengaja mengajak seluruh jajaran anggotanya dan sejumlah elemen masyarakat di Kabupaten Pati untuk menyaksikan film action yang diinspirasi dari kisah nyata perjuangan anggota kepolisian untuk mengatasi aksi di Ibu Kota.

Menurutnya melalui film ini bisa memberikan gambaran kepada masyarakat tentang bagaimana aksi terorisme yang sudah tidak manusiawi  dan mengabaikan hak hidup orang lain.

”Melalui film ini harapanya dapat menjadi pembelajaran oleh masyarakat, bagaimana dampak dari aksi terorisme itu dapat mengacam masa depan bangsa. Oleh karena itu masyarakat juga diimbau agar dapat lebih cedas dan bisa menolak paham-paham yang mengarah ke perbuatan teror atau paham radikal yang bisa mengancam keselamatan bangsa,” ungkapnya, Jumat (20/7/2018).

Anggota Polres Pati nonton bareng filmberjudul 22 Menit yang bercerita tentang dampak asi terorisme. (MuriaNewsCom/Cholies Anwar)

Sementara itu, Ketua Forum Wartawan Independen Pati (Forjip) Udin Alinani, yang juga ikut hadir dalam nobar film 22 Menit kemarin. Dia sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Jajaran Polres Pati karena dengan kegiatan nobar ini sama juga sudah memberikan edukasi kepada masyarakat  tentang bagaiman kejahatan teror yang dikakukan oleh para teroris.

”Film ini menurut saya sangat bagus. Pesan-pesan yang disampaikan kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman aksi terorisme dan deteksi dini penyebaran paham radikalisme sehingga dapat menggugah semangat masyarakat agar tidak takut melawan terorisme dan mampu menangkal gerakan paham radikal,” ujarnya.

Dia juga memberikan dukungan kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk selalu memlakukan upaya terbaik dalam mengamankan nagara ini dari ganguan teror terutaman dalam upaya penanggulangan teror

”Jangan kasih kesempatan para teroris untuk kembali beraksi dan kembali memakan korban, karena itu Polri harus selalau  melakukan upaya pencegahan dan tidak membirkan paham-paham radikal bisa mudah masuk untuk mempengaruhi masyarakat,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Comments
Loading...