Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bakal Caleg PBB di Temanggung Semuanya Perempuan, Ternyata Ini Penyebabnya

MuriaNewsCom, Temanggung – KPU telah menutup pendaftaran bakal calon anggota legislatif (bacaleg) Pemilu 2019 Selasa (17/7/2018) malam. Dari proses pendaftaran bakal caleg itu ada yang cukup unik, yang terjadi di Kabupaten Temanggung.

Salah satu partai politik (parpol) mendaftarkan bakal calegnya yang semuanya diisi oleh perempuan. Parpol tersebut adalah Partai Bulan Bintang (PBB). Tak ada satu pun laki-laki di daftar bakal caleg yang didaftarkan PBB ke KPU Temanggung.

DPC PBB Temanggung hanya mendaftarkan 5 bakal caleg untuk maju di Pemilu 2019, dan semuanya adalah perempuan. Para bakal caleg inid ifatrakan ke KPU Temanggung di hari terakhir pendaftaran, kemarin.

Ketua DPC PBB Temanggung, Kuntoro menyebut, lima caleg itu didaftarkan hanya di tiga daerah pemilihan (dapil) dari enam dapil yang ada di Temanggung. Ia merinci, di dapil 1 didaftarkan 2 bakal caleg, dapil 2 juga dua bakal caleg dan dapil 4, satu bakal caleg.

Ada alasan kenapa PBB hanya mendaftarkan bakal caleg dari kalangan perempuan. Kuntoro menyebut, alasannya bukan karena kesusahan mencari bakal caleg dari kalangan laki-laki, namun karena sebagian besar kader laki-lakinya belum siap.

“Sebenarnya kami tidak kesulitan mencari bakal caleg, tetapi kebanyakan mereka belum siap untuk maju pada Pemilu 2019, mereka ingin mengetahui dulu basis suara PBB di Temanggung,” katanya kepada wartawan.

Dalam proses pendaftaran ini pun tak langsung berjalan mulus. KPU Temanggung belum memberikan tanda terima pendaftaran, lantaran PBB belum melengkapi AD/ART partai.

Komisioner KPU Kabupaten Temanggung Ari Murti Hendrowardani menyebut, dalam pencalonan partai politik memang harus melengkapi daftar calon per dapil, surat pernyataan bahwa perekrutan pencalonan sudah dilakukan secara demokratis sesuai AD/ART atau ketentuan internal partai politik yang bersangkutan.

”Selain itu, keterwakilan perempuan minimal harus 30 persen di setiap dapil,” ujarnya.

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...