Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pro Kontra Batu Dicat Warna-Warni,  Wisata Kedung Gong Nganten Rahtawu Tetap Dibanjiri Wisatawan

0 592

MuriaNewsCom, Kudus – Meskipun pengecatan batu warna-warni di wisata Kedung Gong Watu Nganten, Desa Rahtawu Kecamatan Gebog, Kudus menuai pro kontra, ternyata tak membuat wisatawan berpaling. Faktanya, masih banyak wisatawan yang berkunjung di objek wisata tersebut.

Dalam sehari,  terutama di hari libur dan hari besar jumlah pengunjung mencapai 500 pengunjung. Sedangkan di hari biasa rata-rata pengunjung ada 100 pengunjung.

Seperti Nia warga Desa Gribig, Kecamatan Gebog justru penasaran untuk melihat batu warna-warni yang dicat tersebut.  Ia menilai, pengecatan justru terlihat indah untuk tempat berfoto.

“Kalau menurut saya itu justru terlihat indah. Karena terlihat warna-warni,” katanya.

Baca Juga:

Sungai Desa Rahtawu Kecamatan Gebog Kudus dicat warna warni, Selasa (10/7/2018). (MuriaNewsCom/Dian Utoro Aji)

Hal senada juga diungkapkan Nawa Lilmaila Siffa wisatawan asal Kabupaten Demak. Dikatakan dia, adanya pengecatan batu tersebut justru akan menjadi destinasi wisata baru.

“Batunya kurang banyak yang dicat, justru banyak yang dicat akan lebih indah dan menarik,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) kawasan Muria Hendy Hendro menilai kalau hanya sekadar mengcat bebatuan tidak ada dampak apapun. Namun jika mengubah bentuk badan sungai dikhawatirkan akan menimbulkan bencana alam.

“Yang menjadi masalah merusak keindahan alamianya, dan menimbulkan risiko keselamatan pengunjungnya,” terang dosen di Universitas Muria Kudus itu.

Dikatakan dia, seharusnya pemerintah ataupun OPD terkait membina masyarakat supaya mencintai dan melestarikan lingkungan. “Bukan  hanya diberitahu bagaimana menarik wisatawan untuk berkunjung, dan melakukan usaha meningkatkan ekonomi saja. Tapi harus ada pembelajaran yang baik,” tandasnya.

Dibertikan sebelumnya,  sejumlah batu sungai Gelis di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kudus dicat berwarna-warni. Foto batu bercat ngejreng itu tersebar di media sosial. Akibatnya banyak hujatan yang muncul.

Pihak pengelola pun berusaha untuk menghapus cat tersebut menggunakan semen. Caranya dengan menggosokkannya ke batu yang dicat hingga cat tersebut luntur.

Editor: Supriyadi

Ucapan Idul Fitri 1441 H Banner Bawah PC

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.