Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Guru yang Hamili Siswa dan Buang Bayinya di Karanganyar Dipecat dan Dipenjara

MuriaNewsCom, Karanganyar – Guru SMP di Gondangrejo, Karenganyar, berinisial ESA (57) tak bakal bisa menikmati pensiun dengan nyaman. Pasalnya, ia langsung dipecat sebagai pegawai negeri sipil (PNS) karena terbukti menghamili siswanya, dan bahkan membuang bayi hasil hubungan gelap tersebut.

Tak hanya itu, ESA juga harus menghabiskan hari-harinya di sel tahanan, setelah Majelis hakim PN Karanganyar menjatuhkan vonis 7 tahun 6 bulan, denda Rp 10 juta subdider 3 bulan kurungan. Ia dinyatakan bersalah melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur, berinisial S (16).

Kedua orang ini juga berkomplot untuk membuang bayi hasil hubungan mereka ke pekarangan rumah warga. Bayi berjenis kelamin laki-laki itu dibuang di belakang rumah warga di kawasan Gondangrejo, Karanganyar, pada Selasa (6/2/2018) sekitar pukul 17.50 WIB.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memastikan akan langsung memecat guru tersebut jika sudah ada putusan hukum tetap. Guru tersebut akan langsung dipecat sebagai aparatur sipil negara (ASN).

“Kalau sudah memiliki kekuatan hukum tetap, kita akan ambil tindakan tegas berupa pemecatan,” katanya.

Sementara putusan hakim yang menyatakan ESA bersalah telah dibacakan hakim pada sidang yang digelar pekan kemarin. Ketua PN Karanganyar, Mujiyono, mengatakan, terdakwa ESA mengakui segala perbuatannya yang telah mencabuli S, yang merupakan mantan anak didiknya yang masih di bawah umur.

“Terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana pasal 81 ayat (3) subsider pasal 81 ayat (2) Undang-undang Perlindungan Anak,” kata  Mujiyono, pada wartawan.

Terhadap putusan majelis hakim ini, baik terdakwa maupun jaksa penuntut umum (JPU) menyatakan menerima.

Baca : Gadis ABG Dihamili Mantan Guru, Bayi Baru Lahir Dibuang di Keranjang Bambu

Sebelumnya diberitakan, gadis ABG yang belum genap berumur 17 tahun berinisial S, di Karanganyar, dihamili oleh mantan gurunya berinisial ESA (57). Yang lebih kejam, bayi yang baru saja dilahirkan dari hubungan gelap itu, kemudian dibuang ke keranjang bambu di belakang rumah warga.

Bayi berjenis kelamin laki-laki itu dibuang di belakang rumah warga di kawasan Gondangrejo, Karanganyar, pada Selasa (6/2/2018) sekitar pukul 17.50 WIB. Penemuan bayi itu otomatis menggerkan warga, dan langsung diselidiki Polsek Gondangrejo dan Polres Karanganyar.

Dari hasil penyelidikan diketahui jika bayi tersebut dibuang seorang gadis belia berinisal S yang masih di bawah umur.

Setelah didesak polisi, gadis tersebut mengakui jika orok tersebut adalah bayinya. Gadis itu mengaku jika ia melahirkan secara normal di kamar mandi.

”Karena takut, pelaku akhirnya membuang bayi tersebut di belakang rumah warga,” kata Wakapolres Karanganyar, Kompol Dyah Wuryaning Hapsari, Jumat (8/2/2018).

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...