Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Liputan Langsung dari Naga City, Filipina

Ukir Prestasi, Tenis Meja Indonesia Bawa Pulang 2 Medali dari Filipina

MuriaNewsCom, Naga City – Kontingen Tenis Meja Indonesia berhasil mengukir prestasi di kejuaraan pingpong ASEAN ”24th Southeast Asian Junior and Cadet Table Tennis Championships” di Robinsons Place Naga, Naga City, Filipina. Tim Garuda Muda berhasil membawa pulang dua medali perak dari beregu kadet putri dan medali perunggu beregu kadet putra.

Perolehan medali ini, merupakan medali pertama yang didapat Indonesia sejak 2013 lalu. Hal ini lah yang membuat kontingen berbangga hati. Apalagi, dengan dua medali perak dan perunggu, Indonesia berada di peringkat lima.

Di peringkat pertama ada juara bertahan Singapura yang mengantongi 21 medali yang terdiri dari sepuluh emas, dua perak dan sembilan perak. Di tempat kedua ada Malaysia dengan torehan satu emas, tiga perak, dan satu perunggu. Sedangkan di tempat ketiga ada Thailand yang berhasil meraih empat perak dan tujuh perunggu.

Sementara di tempat keempat ada tuan rumah Filipina yang sukses mengumpulkan satu perak dan dua perunggu. Disusul Indonesia di peringkat kelima dengan perolehan satu perak dan satu perunggu. Disusul Vietnam dengan dua perunggu dan Brunai Darussalam yang sama sekali tak mendapat apa-apa.

Tim kadet putri beregu Indonesia naik podium di peringkat dua dan berhak mendapat perak di kejuaraan pingpong ASEAN. (MuriaNewsCom/Supriyadi)

Pelatih putri Indonesia, Heni Sandra Nurwati mengatakan, perolehan ini menjadi tonggak untuk mendulang prestasi di ajang internasional. Meski berada di level ASEAN, tapi nama Indonesia sudah diperhitungkan.

”Dua medali ini saya harap bisa dijadikan cambuk untuk mengukir prestasi selanjutnya. Mudah-mudahan di even internasional selanjutnya kita bisa lebih baik,” katanya.

Ia menjelaskan, saat ini atlet yang sudah bermain akan kembali ke klub. Jika ada even lagi, mereka akan mengikuti seleksi kembali.

”Jadi, kalau kemampuan mereka menurun tentu tak bisa ikut. Saat ini kemampuan yang utama,” tegasnya.

Sementara itu, pelatih Indonesia Soegeng Oetomo mengatakan, untuk even internasional, saat ini memang ada yang terdekat. Salah satunya adalah even tingkat Asia di Myanmar.

”Kemungkinan besar ada beberapa atlet di even ini yang bisa ikut. Jika memungkinkan dua putra  dan dua putri yang terbaik akan kita panggil lagi,” ujarnya.

Di sisi lain, lanjut Soegeng, ia juga mengapresiasi perolehan prestasi di Filipina ini. Target untuk meraih medali bisa terpenuhi. ”Yang pasti saya sangat bangga. Ini prestasi mbanggakan,” tutupnya.

Tim kadet putra Indonesia naik podium setelah berhasil menyabet peringkat tiga bersama. (MuriaNewsCom/Supriyadi)

Editor : Deka Hendratmanto

Comments
Loading...