MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Liputan Langsung dari Naga City, Filipina

Junior Putra Indonesia Kalah 0-3 Lawan Malaysia

0 471

MuriaNewsCom, Naga City – Tim junior putra Indonesia dipaksa menelan pil pahit di hari pertama Kejuaraan Pingpong ASEAN dengan title 24th Southeast Asian Junior and Cadet Table Tennis Championship di Robinson’s Place Naga Naga City Filipina, Rabu (4/7/2018).

Tim Garuda muda bahkan tak diberi kesempatan untuk bernafas. Meski melakukan perlawanan sengit sejak laga dimulai, Garuda dipaksa tunduk dengan skor 0-3.

Joko Istanto, salah satu ofisial kontingen Indonesia mengatakan, Junior Putra sebenarnya sudah melakukan perlawanan cukup sengit. Para pemain bahkan sempat menguras tenaga lawan melalui smash dan reli yang cukup panjang. Hanya saja, dewi fortuna berpihak kepada Harimau Malaya.

”Secara permainan tim sudah bagus. Muhammad Irvan Sumarta dan kawan-kawan sudah berusaha keras. Selisih angkanya juga tak begitu signifikan,” katanya.

Meski begitu, ia tak menampik ada sejumlah catatan yang akan digunakan untuk menempa para atlet supaya lebih baik. Salah satunya adalah menundukkan rasa grogi yang melanda atlet karena bermain di kancah internasional.

”Nah, yang terlihat jelas memang grogi. Kemampuan mereka sebenarnya masih bisa dimaksimalkan. Tapi, karena demam panggung, mereka tak bisa menunjukkan performa terbaik,” ujarnya.

Selain itu, Malaysia menunjukkan kepercayaan diri luar biasa. Selain menyandang posisi sebagai runner up tahun lalu, mereka juga pandai memanfaatkan kelemahan (grogi) untuk mendapatkan angka.

”Jadi, pemain kita sering melakukan kesalahan sendiri. Baik itu pengembalian bola biasa atau smash. Yang jelas, ini akan kami jadikan pelajaran supaya ke depan bisa lebih baik,” ungkapnya.

Indonesia Juga Kalah 1-3 dari Tuan Rumah

Kesalahan-kesalahan tersebut juga terlihat selama meladeni tuan rumah Filipina di pertandingan kedua. Meski begitu, tim junior putra Indonesia berhasil membuat Filipina bermain dengan empat set.

Tim Filipina (biru) juga masih cukup tangguh untuk Indonesia. (MuriaNewsCom/Supriyadi)

”Tapi itu belum cukup. Lagi-lagi, banyak kesalahan sendiri yang menguntungkan lawan,” terang Joko.

Hal itu membuat kesempatan untuk merengkuh medali kian ciut. Maklum saja, Kamis (5/7/2018) besok, tim junior putra Indonesia akan menghadapi Singapura. Selain menyandang juara bertahan, kemampuan Singapura jelas sangat diperhitungkan.

”Tapi bukan tidak mungkin kita menang. Bisa jadi besok pemain bisa bermain lebih agresif dan menang. Saat ini pemain juga kembali percaya diri,” tegasnya.

Untuk diketahui, saat ini junior putra Indonesia berada di Grup B Bersama Singapura, Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam. Meski begitu masih ada kesempatan, lantaran baru Indonesia yang bermain dua kali.

Editor : Deka Hendratmanto

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.