Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

PPDB Dibuka, Ratusan Lulusan SMP Langsung Berebut Masuk SMAN 1 Pati

MuriaNewsCom, Pati – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA mulai dibuka Senin (2/7/2018) hari ini. Ratusan lulusan SMP/MTs yang hendak melanjutkan ke jenjang lebih tinggi pun berjubel memadati SMAN 1 Pati.

Ini terjadi lantaran sekolah tersebut memang menjadi jujukan utama bagi para pelajar.

Bahkan, sebagian dari mereka ada yang memilih pulang terlebih dahulu, lantaran jumlah antrean terlampau banyak. Tidak hanya itu, para orang tua yang mendampingi anaknya, terpaksa juga harus berlama-lama menunggu.

Padahal, untuk melakukan pendaftaran PPDB, tidak harus berada di sekolah tujuan, melainkan bisa dilakukan di SMA  manapun yang ada di Pati secara online. Hanya, sebagian besar dari mereka memang tidak mengerti mekanisme pendaftaran PPDB sesuai degan Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 tentang PPDB.

Kepala SMAN 1 Pati Budi Santosa mengatakan, pemahaman masyarakat terkit sistem zonasi ini memang belum sepenuhnya menyeluruh, terutma dalam proses pendaftaran secara online. Banyak yang menganggap, ketika hendak mendaftar ke SMAN 1, maka proses pendaftaran juga harus di lakukan di SMA setempat.

“Padahal tidak demikian. Meskipun tujuannya sekolah di sini (SMAN 1 Pati) tapi pendaftaran bisa dilakukan di sekolah lain. Dan itu tidak menjadi masalah, karena nanti yang mengaturnya adalah sistem,” ungkapnya saat ditemui, Senin (2/7/2018).

Karena ketidaktahuan itu, lanjut Santosa, siswa harus antre berlama-lama untuk mendaftarkan diri. Sementara di SMA yang lainnya, masih lengang dan sebenarnya siap melayani. Padahal, sebelumnya sudah ada sosialiasi ke masing-masing sekolah.

“Kan begini, sekali pendaftaran, siswa bisa mengambil empat jurusan di empat sekolah. Apabila tujuan pertamanya adalah jurusan IPA di SMAN 1 Pati, kemudian tujuan kedua di sekolah lain dan tujuan ketiga-keempat di sekolah lainnya, itu nanti yang menentukan diterima dan tidaknya adalah sistem dari server Jateng. Jadi, mau mendaftar di manapun, sebenarnya bisa dilayani,” terangnya.

Dia menambahkan, untuk rentan waktu pendaftaran ini adalah hingga Jumat (2/7/2018) mendatang. Sehingga, siswa yang hendak mendaftar diharapkan tidak terlalu terburu-buru, agar tidak berdesakan dan antre lama.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.